KDM Janjikan Rp 100 Milliar untuk Perbaikan Jalan di Kuningan, Tapi Syaratnya…

KUNINGAN (MASS) – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM, berjanji akan menggelontorkan dana untuk perbaikan jalan di Kabupaten Kuningan. Tidak tanggung-tanggung, KDM menyebut angka fantastis hingga Rp 100 Milliar untuk perbaikan jalan di Kabupaten Kuningan pada tahun 2027 mendatang.

Janji itu tidak begitu saja dilontarkan KDM. Ia memberi syarat yang harus bisa dilakukan oleh Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si dalam penggunaan APBD.  Penambahan anggaran itu dijanjikan KDM saat menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kuningan ke-528, di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan, Selasa (1/9/2026).

“Bupati upami Kabupaten Kuningan tyasa nganggarkeun 7% tina APBD kangge infrastruktur jalan, tambahan Rp 100 miliar tahun hareup (Kalo Kabupaten Kuningan bisa menganggarkan 7% dari APBD untuk infrastruktur jalan, tahun depan ditambah Rp 100 milliar),” kata KDM, disambut meriah peserta Rapat Paripurna.

Meski anggarannya Rp 100 milliar, KDM bilang bantuannya tidak akan berbentuk uang, tapi sudah berupa jalan. Alasannya, kata KDM, saat jalan kabupaten digarap oleh Pemerjntah Provinsi, standar jalannya juga tingkat Provinsi.

Dimana ruas jalan memiliki 3 lapisan, ada dasar, tengah dan lapisan atas. Selain itu, sudah termasuk drainase dan PJU. Bahkan ada petugas kebersihan sebagai bagian perawatan standar Provinsi.

Sebelumnya, KDM dipuji-puji Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si dalam sambutannya, karena Gubernur memberikan bantuan untuk perbaikan ruas jalan Winduhaji – Lebakwangi. Namun, Dian juga curhat kebutuhan perbaikan jalan yang masih menjadi PR besar di Kabupaten Kuningan.

“Pak Bupati ai ngenaan ngomean jalan mah teu kudu diumum-umum etamah kawajiban nagara, naon sababna? Era atuh urang teh pajak dipungut pajak motor dipungut, PBB dipungut ai jalan goreng (Pak Bupati, soal perbaikan jalan gak usah diumumin, itu kewajiban negara. Kenapa? Malu, kita itu kan pajak dipungut, pajak kendaraan dipungut, PBB dipungut, tapi jalan jelek),” kata KDM, seakan enggan dipuji-puji, tapi kemudian menjanjikan bantuan lebih banyak. (eki)