Daripada Mangkrak, KNPI Usul Eks Kantor Satpol PP Dialihfungsi Jadi Puskesmas Lamepayung

KUNINGAN (MASS) –  Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kuningan mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan untuk melakukan terobosan dalam optimalisasi aset daerah. Salah satu langkah yang diusulkan adalah mengalihfungsikan eks gedung Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kuningan menjadi gedung baru bagi Puskesmas Lamepayung.

Kabid Perencanaan Strategis dan Evaluasi DPD KNPI Kuningan, Fery Rizkiana Tri Putra, menyatakan bahwa pemindahan kantor Satpol PP ke kawasan baru (Jalan Ir. Soekarno) meninggalkan aset gedung lama yang sangat potensial di pusat kota. Menurutnya, gedung tersebut akan jauh lebih bermanfaat jika diserahkan kepada Dinas Kesehatan untuk menunjang fasilitas publik.

“Kami dari bidang Perencanaan Strategis melihat ada peluang besar untuk menyelesaikan dua masalah sekaligus. Pertama, menyelamatkan aset daerah agar tidak menjadi bangunan mangkrak yang terbengkalai. Kedua, menjawab kebutuhan mendasar warga akan aksesibilitas pelayanan kesehatan yang lebih memadai,” ujar Fery Rizkiana Tri Putra dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/8/2026).

Fery menjelaskan, lokasi eks kantor Satpol PP sangat strategis dan berada di pusat aktivitas masyarakat. Jika dijadikan lokasi baru atau perluasan bagi Puskesmas Lamepayung, hal ini akan meningkatkan indeks kepuasan pelayanan publik secara signifikan.

“Puskesmas Lamepayung saat ini memiliki cakupan wilayah pelayanan yang padat di Kecamatan Kuningan. Dengan memindahkan atau memperluas fasilitasnya ke eks kantor Satpol PP, tata ruang medis, ruang tunggu, hingga area parkir pasien akan jauh lebih luas dan representatif. Ini adalah langkah strategis untuk mempercepat akses penanganan medis darurat, terutama bagi lansia dan anak-anak,” lanjut Fery.

Lebih lanjut, KNPI Kuningan meminta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bersama Dinas Kesehatan segera melakukan kajian teknis dan tata ruang (Feasibility Study) terkait pengalihan fungsi aset ini.

“Pemuda harus hadir memberikan solusi taktis bagi daerah. Kami berharap Bapak Bupati beserta jajaran dinas terkait bisa menangkap urgensi ini. Jangan biarkan bangunan di tengah kota kosong tanpa fungsi, sementara di sisi lain fasilitas kesehatan kita membutuhkan ruang yang lebih layak untuk melayani rakyat,” ujar Fery di akhir.

Seperti diketahui, kantor Eks Satpol PP Kuningan sendiri kembali kosong setelah lembaga tersebut kembali ditarik ke perkantoran Pemda Kuningan di area KIC. (eki)