Hiking Cigowong Makin Diminati Gen Z, Pengunjung Tembus 1.000 Orang Per Bulan

KUNINGAN (MASS) – Aktivitas hiking di kawasan Cigowong, Gunung Ciremai, semakin diminati kalangan anak muda. Jumlah pengunjung hiking Cigowong diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang per bulan.

Hal itu disampaikan Ketua Mitra Pengelolaan Pendakian Gunung Ciremai (MPPGC), Endun Abdullah, Sabtu (8/8/2026). Menurutnya, jumlah pengunjung rata-rata mencapai sekitar 30 orang per hari, dengan kunjungan tertinggi biasanya terjadi pada Sabtu dan Minggu.

“Kalau dirata-ratakan mungkin per hari 30 pengunjung, kadang-kadang lebih. Kalau rata-rata per bulan mungkin 1.000 yang hiking Cigowong,” kata Endun.

Selain warga Kuningan, pengunjung hiking Cigowong mayoritas berasal dari wilayah Ciayumajakuning. Namun, dalam perkembangannya, wisatawan dari Tasikmalaya dan Garut juga mulai berdatangan.

Menurut Endun, aktivitas tersebut didominasi anak muda yang menjadikan hiking sebagai sarana rekreasi atau “healing”.

Untuk melakukan hiking hingga Cigowong, pendaki dikenakan tarif Rp30.000. Tiket ini juga bisa digunakan pengunjung untuk hiking hingga pos 3 dan camping atau berkemah di area Cigowong.

Khusus bagi yang camping, Endun menyarankan agar pengunjung melakukan persiapan dari rumah atau basecamp Palutungan. Karena, pihak pengelola tidak menyediakan penyewaan perlengkapan camping di Cigowong.

“Bisa ngecamp di Cigowong, asal standar peralatannya ada. Jangan tiba-tiba ingin hiking Cigowong, tiba-tiba ingin camp. Itu enggak boleh, harus dipersiapkan dari sini,” katanya.

Hal tersebut menjadi penting karena suhu di kawasan Gunung Ciremai dapat menjadi sangat dingin, terutama saat musim kemarau.

Tren hiking Cigowong sendiri disebut menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong peningkatan tren pendakian Gunung Ciremai sejak 2024. (didin)