KUNINGAN (MASS) – Kepala Desa Linggasana, Hj Henny Rosdiana, menegaskan bahwa kepemimpinan mahasiswa tidak hanya dibentuk melalui pembelajaran di bangku kuliah, tetapi juga melalui pengalaman pengabdian kepada masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan Tahun 2026 di Kantor Desa Linggasana.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Linggasana Hj Henny Rosdiana beserta perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan Dr Risna Nurlia serta seluruh mahasiswa peserta KKN.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai awal terjalinnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam melaksanakan berbagai program pengabdian.
Kades Henny menyampaikan bahwa mahasiswa yang terjun langsung ke tengah masyarakat tengah menjalankan tugas pengabdian bagi bangsa dan negara. Menurutnya, pengabdian diwujudkan melalui pelayanan nyata serta pemberian manfaat kepada masyarakat.
Ia menuturkan, ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah merupakan bekal penting bagi mahasiswa. Namun, pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat menjadi proses pembelajaran yang akan membentuk karakter kepemimpinan, kemandirian, serta kemampuan dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
“Mahasiswa harus menjadi akademisi yang mandiri, berani, serta memiliki pendirian yang kuat dalam mempertahankan prinsip kebenaran,” ujarHenny
KKN UNISA Kuningan Tahun 2026 ini mengusung tema “KKN UNISA Berdampak” dengan empat pilar utama, yakni Pengembangan Produk Unggulan Desa (One Village One Product/OVOP), Rekayasa Sosial (Socio Engineering), Siklus Ekonomi Berkelanjutan, serta Percepatan Penurunan Stunting.
Sementara itu, Ketua KKN, Ozan Fauzan, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Desa Linggasana beserta masyarakat.
Ia mengatakan KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar bersama masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
“KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk belajar bersama masyarakat, mengembangkan kemampuan, serta memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang telah disusun,” kata Ozan, Rabu (5/8/2026).
Ia juga berharap terjalin kerja sama yang erat antara Universitas Islam Al-Ihya Kuningan, Pemerintah Desa Linggasana, dan masyarakat sehingga seluruh program kerja yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik.
“Melalui kolaborasi ini, semoga program KKN Unisa ini mampu memberikan manfaat nyata dan meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya. (didin)