KUNINGAN (MASS) – Kepala Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Kuningan, H Ahmad Fauzi, angkat bicara kala ditanya soal laporan puluhan calon jemaah umroh asal Kabupaten Kuningan, yang tertahan di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta sejak Jumat (31/7/2026) malam.
Pada kuninganmass.com, Ahmad Fauzi yang dikonfirmasi sekitar pukul 12.00 WIB siang itu, mengaku segera mengcroscek hal tersebut ke beberapa pihak.
Mulanya, Kemenhaj menegaskan bahwa umroh reguler prosesnya tidak melalui Kemenhaj Kabupaten/Kota, tapi dikelola oleh pihak swasta, sama seperti haji plus.
Meski begitu, travel yang memberangkatkan jemaah asal Kuningan dan malah tertahan di Bandara Jakarta itu, sebenarnya biro travelnya berijin.
“Birotravelnya berijin, sebagai kantor pusat bukan cabang (di Kuningan),” ujarnya setelah melakukan crosscheck.
Lebih lanjut, dari info yang diterimanya, kata Ahmad Fauzi, dari total ratusan calon jemaah yang harusnya berangkat di hari yang sama, 24 sudah diberangkatkan.
Sementara yang tertahan di bandara ada 94 calon jemaah dan rencananya dilakukan reschedule tiket. Visa umroh sendiri diklaim sudah ada.
“Pak F (direktur PT birotravel) sekarang sedang menuju bandara mau mereschedule tiketnya. Itu info yang baru saya terima,” kata Ahmad Fauzi, sekitar pukul 13.00 WIB siang.
Ia juga menjelaskan, pihaknya sudah laporan ke pusat melalui Kanwil Kemenhaj Prov Jawa Barat. Ahmad Fauzi mengaku, belum tahu persis kesalahan ada di sepihak atau dua belah pihak, biro dan penerbangan.
“Mudah-mudahan biro travel bisa cepat menyelesaikan permasalahan di tiketnya,” ucapnya.
Sementara, kala coba dikonfirmasi ke pihak travel, di kantornya nampak tidak ada aktivitas pada siang tadi. Entah sedang tutup atau karena libur weekend. (eki)