FORSMAKA Gelar Abdi Desa di Kadatuan, Hadirkan Program Kesehatan hingga Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Forum Silaturahmi Mahasiswa Kuningan-Semarang (FORSMAKA) sukses melaksanakan program Abdi Desa 2026 di Desa Kadatuan Kecamatan Garawangi, pada 22–24 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

Ketua Pelaksana Abdi Desa Agis Saputra, mengatakan Abdi Desa merupakan program kerja tahunan yang melibatkan mahasiswa asal Kabupaten Kuningan yang sedang menempuh pendidikan di Kota Semarang.

“Abdi Desa adalah program tahunan FORSMAKA yang menjadi wadah bagi mahasiswa asal Kuningan yang sedang menempuh pendidikan di Semarang untuk kembali mengabdi kepada masyarakat. Kami ingin ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan di perantauan bisa memberikan manfaat nyata bagi desa,” ujarnya kepada kuninganmass.com Selasa (28/7/2026).

Menurut Agis, kegiatan ini bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan warga di daerah asal. Di bidang kesehatan, FORSMAKA menggelar Pos Pembinaan Terpadu (Poswindu). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat, mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial,” tandasnya.

Sementara itu, pada bidang pendidikan, mahasiswa memberikan pembelajaran interaktif kepada siswa sekolah dasar. Mahasiswa juga mengadakan kegiatan belajar mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), kerja bakti dengan Kelompok Wanita Tani (KWT), senam bersama, kegiatan sapa warga, serta penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Agis Saputra menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, sinergi yang terjalin menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Abdi Desa 2026.

“Sesuai visi dan misi forsmaka, saya berharap dengan adanya program kerja abdi masyarakat ini kami dapat berkontribusi dan memberikan manfaat kepada masyarakat, walaupun program kerja yang dilaksanakan sangat singkat, kami telah belajar begitu banyak hal di desa kadatuan dah berharap kami pun dapat bermanfaat bagi desa kadautan,” pungkasnya. (raqib)