KUNINGAN(MASS) – Ditengah carut marut kondisi anak muda saat ini, aktivis mahasiswa STIS HK, Empud Syarifudin, mengajak generasi muda untuk menjadikan ketakwaan sebagai bekal utama dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, pemuda memiliki peran penting sebagai penerus bangsa sekaligus harapan umat.
Empud mengatakan, pemuda yang bertakwa adalah mereka yang menjadikan Allah SWT sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan. Ketakwaan tidak hanya ditunjukkan melalui ibadah, tetapi juga melalui akhlak, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.
“Jadikan Allah sebagai tujuan hidup, ketika banyak anak muda terlena oleh kesenangan dunia, ia tetap menjaga salatnya, menghormati orang tua, berkata jujur, dan menjauhi perbuatan maksiat,” tuturnya kepada kuninganmass.com Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, masa muda merupakan waktu yang sangat berharga untuk belajar, berkarya, dan memperbanyak amal. Karena itu, generasi muda tidak boleh terlena oleh kesenangan sesaat yang dapat menjauhkan diri dari nilai-nilai agama.
“Masa muda bukan waktu untuk dihabiskan dalam kelalaian, melainkan kesempatan untukmemperbanyak amal dan membangun masa depan yang diridhai Allah. Dalam kehidupan, pemuda bertakwa juga memiliki semangat untuk terus belajar dan bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya.
Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial membawa banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan baru. Pergaulan bebas, budaya hedonisme, hingga lunturnya nilai moral menjadi persoalan yang harus dihadapi oleh pemuda saat ini.
“Dibalik besarnya potensi tersebut, pemuda juga berada pada masa yang penuh ujian dan godaan. Arus modernisasi, perkembangan teknologi, pergaulan bebas, krisis moral, hingga budaya hedonisme menjaditantangan besar yang dapat menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai agama,” tandasnya.
Ia menegaskan ketakwaan menjadi benteng utama agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Dengan iman yang kuat, pemuda akan lebih bijak dalam mengambil keputusan dan menjalani kehidupan.
“Hadirnya pemuda yang bertakwa menjadi sangat penting. Pemuda bertakwa bukan hanya sekadar pemuda yang rajin beribadah, tetapi juga merekayang mampu menjaga diri, akhlak, dan prinsip hidupnya sesuai ajaran Islam. Ketakwaanmenjadi benteng yang menjaga pemuda dari kehancuran moral,” paparnya.
Ia berharap generasi muda Indonesia dapat memanfaatkan masa mudanya dengan kegiatan yang positif, memperkuat iman, menuntut ilmu, serta terus berkarya. Dengan lahirnya pemuda yang bertakwa dan berakhlak baik, diharapkan masa depan bangsa dan umat akan menjadi lebih baik.
“Semoga generasi muda saat ini mampu menjadi generasi yang kuat imannya, luhurakhlaknya, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Dengan lahirnya pemuda-pemuda bertakwa, masa depan umat Islam akan dipenuhi cahaya kebaikan, kedamaian, dan keberkahan,” pungkasnya. (raqib)