CIREBON (MASS) – PT PLN (Persero) UPT Cirebon terus berkomitmen mendukung pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Permata Usaha Karyamulya. Program ini menjadi wujud nyata upaya PLN dalam memperkuat ekonomi lokal melalui peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Program yang pertama kali diluncurkan pada Bulan Juni 2024 dan kembali dilanjutkan pada Mei 2026 ini memberikan manfaat kepada 37 pelaku UMKM yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Boga Karyamulya. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, PLN menghadirkan penguatan kapasitas usaha, pembentukan koperasi, peningkatan legalitas, pengembangan produk, perluasan akses pasar, hingga edukasi ekonomi sirkular dan green business.
Selain pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital, PLN juga memberikan dukungan berupa peralatan packaging, branding produk, promosi digital, revitalisasi Kantin KUBE, serta fasilitasi bazar dan pameran. Keberadaan Kantin KUBE Boga Karyamulya yang berada di depan Kantor PLN UPT Cirebon turut menjadi sarana pemasaran yang membantu anggota meningkatkan penjualan sekaligus memperluas akses pasar.

Program ini telah membawa perubahan nyata bagi para pelaku UMKM. Tidak hanya meningkatkan kualitas produk dan pemasaran, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir dari berusaha secara individu menjadi bekerja secara kolektif dalam wadah kelompok yang profesional. Para anggota kini semakin terdorong mengurus legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, dan PIRT sebagai bekal untuk mengembangkan usaha yang lebih berdaya saing.
Manager PLN UPT Cirebon, Andi Setiawan, mengatakan bahwa Program TJSL Permata Usaha Karyamulya merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat yang tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“PLN hadir tidak hanya untuk memastikan keandalan pasokan listrik, tetapi juga ingin tumbuh bersama masyarakat. Melalui Program TJSL Permata Usaha Karyamulya, kami berupaya membangun UMKM yang lebih mandiri, berdaya saing, dan memiliki akses pasar yang lebih luas. Kami berharap program ini mampu menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Andi Setiawan, Kamis (15/7/2026).
Menurut Andi, keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, di antaranya PLN Peduli, Human Initiative, Rumah BUMN Cirebon, Pemerintah Kota Cirebon, DKUKMPP Kota Cirebon, Dinas Kesehatan, Kecamatan Kesambi, Kelurahan Karyamulya, perguruan tinggi, hingga mitra promosi UMKM.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Handy Wihartady menegaskan bahwa program TJSL merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menciptakan nilai bersama bagi masyarakat.
“PLN percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari keandalan sistem kelistrikan, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui program TJSL yang berkelanjutan, PLN akan terus mendukung pemberdayaan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah,” ucapnya.
Melalui Program TJSL Permata Usaha Karyamulya, PLN UPT Cirebon berharap semakin banyak UMKM yang mampu tumbuh mandiri, memiliki daya saing, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (eki/AB)