Acung-acungkan Sabit Panjang Sambil Naik Motor Hingga Korban Lari Ke Pemukiman, Warga Balong Resah Aksi “Geng” Bersenjata

KUNINGAN (MASS) – Warga Desa Balong Kecamatan Sindangagung diresahkan dengan adanya dugaan rombongan anak muda bersenjata tajam (sajam) yang masuk wilayahnya. Sebagian warga bahkan menyebut rombongan muda bermotor itu dengan sebutan “geng” motor. Bahkan, aktivitas mengacungkan senjata tajam di jalanan itu, didokumentasikan kemudian diupload ke media sosial.

Keresahan warga bukan tanpa alasan. Salah satu tokoh muda Balong, Yusuf, bilang bahwa aksi “geng” itu membuat resah, karena korban “dikejar” oleh rombongan bersenjata itu, larinya ke rumah warga Desa Balong. Padahal, baik mereka yang mengejar dan dikejar bukanlah warga Desa Balong.

“Korbannya orang luar, pelakunya orang luar tapi kejadiana di Balong, larinya ke warga,” kata Yusuf, baru-baru ini.

Diceritakan Yusuf, pada akhir pekan kemarin, setidaknya ada dua laporan kejadian, dalam dua hari, dimana korban yang dikejar “geng” itu lari dan mengetuk-ngetuk rumah warga, meminta pertolongan/perlindungan dengan masuk rumah. Jamnya hampir mirip, menjelang subuh. Korban kemudian dibawa ke Polsek dan diantarkan ke pihak keluarga.

Selain dua kejadian dimana korban lari ke rumah warga, ada juga laporan seorang ibu yang hendak ke pasar, ketakutan karena ada “geng” tersebut. Keresahan itulah yang membuat pemuda setempat bergerak dan melapor ke kepolisian agar segera ditangani. Apalagi, aksi meresahkan itu juga sempat diupload ke medsos.

Sementara, Kapolsek Garawangi IPDA Endar Kuswanadi SE, mengamini cerita ada warga yang hendak pulang ke Windusengkahan dari Ciawi. Namun di Tugu perbatasan Kuningan ada rombongan motor dari arah barat, karena takut kemudian balik kanan ke Desa Balong. “Padahal mah rombongan motor tidak ngejar, dan untuk rombongan langsung ke arah timur,” ucapnya.

Saat ditunjukkan video rombongan yang mengacungkan senjata, Kapolsek belum tahu persis dimana dan kapan itu terjadi. Meskipun, diyakini warga Desa Balong, salah satu titik video itu diambil di wilayah Desa Balong. (eki)