KUNINGAN (MASS) – Di sela-sela kesibukan akademisnya seorang mahasiswi asal Desa Sukaharja, Kecamatan Cibingbin membagi waktu antara kuliah, bekerja mandiri, hingga mengabdi langsung untuk anak-anak di lingkungan sekitar. Koriatun Ainun yang berusia 22 tahun kini sedang menempuh semester akhir di Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, UIN SSC.
Selain fokus menyelesaikan tugas akhir, ia memiliki hobi jurnaling dan aktif melakoni pekerjaan paruh waktu (part time). Ia kini mandiri secara finansial dengan bekerja sebagai host live di media sosial demi mengasah kemampuan komunikasi di dunia kerja.
“Selain fokus kuliah, saya juga sembari menjalani pekerjaan paruh waktu sebagai Host live untuk mengembangkan kemandirian dan pengalaman di dunia kerja,” tuturnya kepada kuninganmass.com Minggu (28/6/2026).
Aktivitas luar kampusnya juga tidak berhenti di dunia kerja komersial saja. Ia banyak beraktifitas di bidang sosial untuk menjadi guru mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) guna melatih anak-anak membaca Iqra dan Al-Qur’an.
“Di luar aktivitas tersebut, saya juga aktif menjadi pengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), mendampingi anak-anak dalam belajar membaca Iqra dan Al-Qur’an, menghafal surat-surat pendek, serta menanamkan semangat belajar agama sejak usia dini,” tambahnya.
Selain mengajar ngaji, Ainun juga menggerakkan fasilitas literasi lewat pengelolaan perpustakaan anak di lingkungan tempat tinggalnya. Ia berupaya menghidupkan kembali fungsi ruang baca menjadi tempat yang menyenangkan melalui metode diskusi, menggambar, hingga permainan edukatif.
“Selain mengajar, saya juga terlibat dalam kegiatan pengelolaan perpustakaan anak di lingkungan sekitar. Kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali fungsi perpustakaan sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak,” paparnya.
Pengalaman lapangan ini sejalan dengan rekam jejak organisasinya yang cukup panjang. Ainun tercatat pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HIMAPMI) selama dua periode, Ikatan Mahasiswa Kuningan (IMK), Jabar Bergerak Zilenial, hingga menjadi relawan Dompet Dhuafa Cirebon.
“Mengikuti Himpunan Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam selama 2 periode, mengikuti Organisasi daerah Ikatan Mahasiswa Kuningan, Jabar Bergerak Zilenial Kota Cirebon & Dompet dhuafa volunteer Kota Cirebon,” pungkasnya. (raqib)