KUNINGAN(MASS) – Kawasan Taman Kota Kuningan mendadak gempar akibat adanya insiden keributan di tengah malam. Suasana yang biasanya menjadi tempat santai warga berubah mencekam setelah adanya perkelahian di lokasi tersebut pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 21.05 WIB.
Anggota Satpol PP Kabupaten Kuningan, Yoyon Suryono, memberikan konfirmasi resmi mengenai kronologi insiden tersebut. Berdasarkan laporan awal dari masyarakat, petugas mendapati laporan adanya seorang pria yang tengah dipukuli secara beramai-ramai oleh massa.
“Aya (ada) kaributan perselingkuhan disertai penganiyaan, menurut informasi di taman kota seorang pria dipukul rame-rame, belum sempat kesana masa membawa seorang laki berlumuran darah ke pos informasi,” tuturnya saat dikonfirmasi kuninganmass.com Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan hasil interogasi kilat di pos penjagaan, keributan dipicu akibat kasus perselingkuhan yang kedapatan langsung oleh sang suami. Mengetahui adanya pertengkaran hebat, petugas Satpol PP langsung mengamankan pasangan suami istri tersebut ke dalam pos.
“Kejadian selingkuh ketahuan suaminya, selanjutnya kami memanggil suami istri yang sedang bertengkar di taman dan membawa ke pos,” tambahnya.
Kondisi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan semakin tidak kondusif karena ratusan warga yang penasaran justru mengepung pos informasi Tamkot. Melihat situasi yang mulai tidak terkendali, petugas Satpol PP bergegas mendatangi langsung Kantor Polsek Kuningan untuk meminta bantuan pengamanan.
“Keadaan semakin tidak kondusif karena masa mengepung pos tamkot, kemudian langsung ke Polsek Kuningan meminta bantuan pasukan,” paparnya.
Petugas kepolisian langsung bergerak cepat meredam emosi warga serta mengevakuasi seluruh pihak yang terlibat dari kepungan massa. Korban pria yang terluka parah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) 45 Kuningan menggunakan mobil patroli Satpol PP untuk mendapat penanganan medis.
“Selanjutnya korban dibawa dengan mobil patroli pol pp ke RSU 45 dan suami istri di bawa ke polsek kuningan,” tambahnya.
Kejadian tersebut telah ditangani oleh pihak yang berwajib, setelah korban dan suami istri dibawa oleh polsek masa membubarkan diri. (raqib)