Seren Taun; Sering Dihadiri Turis dan Masuk Kalender Internasional

KUNINGAN(MASS) – Agenda budaya tahunan Seren Taun kembali digelar di Kabupaten Kuningan pada tahun 2026 ini. Upacara adat ini dijadwalkan berlangsung meriah dengan serangkaian acara padat selama enam hari berturut-turut.

Rangkaian yang dimulai pada Rabu (3/6/2026). Hari pertama dibuka dengan prosesi awal yang sakral, mulai dari ritual Nyandak Pare, Siraman Baleg Kembang, hingga pagelaran seni tradisional seperti Tari Puragabaya Gebang, Tari Tani, dan Tari Rampak Kendang, termasuk yang utama yaitu Damar Sewu.

Hari kedua pada Kamis (4/6/2026), agenda kegiatan beralih pada kemeriahan pesta rakyat. Beberapa acara yang digelar di antaranya adalah Pesta Dadung, Seribu Kentongan, Tari Batik, pembukaan pameran artefak budaya, pengobatan gratis, serta lomba nyiblung dan dayung buyung.

Selanjutnya, Jumat hingga Sabtu (5-6 Juni 2026), kegiatan akan diisi dengan agenda bernuansa dialog sarasehan kebangsaan, melanjutkan bakti pengobatan gratis serta pentas kesenian.

Sebagai puncak sekaligus penutup, rangkaian acara akan dilaksanakan pada hari Minggu dan Senin (7-8 Juni 2026). Agenda ini meliputi sarasehan eko-teologi, permainan tradisional (kaulinan barudak lembur), penumbukan padi, hingga malam penutupan.

Daya acara ini tidak hanya memikat masyarakat lokal, Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Ritto Riswanto, SEPar, MPar, menyebutkan perhelatan Seren Taun kini sudah resmi masuk dalam kalender acara budaya internasional.

“‎Iya untuk acara Seren Taun masuk kalender event budaya internasional,” tuturnya saat ditemui di ruangannya Selasa (2/6/2026).

Ritto menjelaskan, status internasional ini disematkan karena tradisi tahunan di Cigugur tersebut terbukti konsisten mendatangkan banyak wisatawan luar negeri. Para turis mancanegara datang langsung ke Kuningan dan secara nilai ekonomis juga bisa meningkatkan hunian hotel.

“Iya kan karena sering datang turis manca negara, secara ekonomis kalau ticketing ngga ada tapi kan banyak yang nginep di hotel dan belanja juga,” pungkasnya. (raqib)