KUNINGAN (MASS) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah Aliyah Husnul Khotimah Kuningan. Pada pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 yang diumumkan pada 25 Mei 2026, tercatat sebanyak 216 santri berhasil lolos di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia.
Capaian tersebut semakin mengukuhkan reputasi Husnul Khotimah sebagai salah satu lembaga pendidikan pesantren yang mampu melahirkan generasi unggul, baik dalam bidang keislaman maupun akademik. Sebelumnya, MA Husnul Khotimah juga telah mencatatkan prestasi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dengan meloloskan 63 santri ke berbagai kampus impian.
Sebaran kampus tujuan para santri dalam SNBT tahun ini didominasi oleh perguruan tinggi favorit nasional, di antaranya Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Sebelas Maret (UNS), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), hingga Universitas Airlangga (UNAIR).
Berdasarkan data sebaran alumni tahun 2026, Universitas Padjadjaran menjadi kampus PTN dengan jumlah penerimaan terbanyak, yaitu 27 santri, disusul Universitas Diponegoro sebanyak 26 santri, Universitas Pendidikan Indonesia 23 santri, serta Universitas Gadjah Mada dan Universitas Brawijaya masing-masing 17 santri.
Sementara itu, sebanyak 31 santri berhasil diterima di Universitas Al Azhar Kairo Mesir, menjadikannya sebagai kampus tujuan luar negeri terbanyak tahun ini.
Tidak hanya itu, sejumlah santri juga diterima di lembaga pendidikan tinggi bergengsi lainnya, seperti 11 santri di LIPIA Jakarta, 7 santri di Poltekkes Kemenkes, serta 4 santri di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas. Bahkan, tiga santri berhasil menembus perguruan tinggi luar negeri non-Timur Tengah di Sydney Australia, Kanada, dan China.
Dari sisi program studi, jurusan Kedokteran menjadi pilihan terbanyak dengan 14 santri diterima, disusul Psikologi sebanyak 11 santri, serta Ekonomi Islam dan Keuangan Islam sebanyak 10 santri. Selain itu, santri Husnul Khotimah juga berhasil menembus berbagai jurusan strategis lainnya seperti Hukum, Manajemen, Akuntansi, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Teknik Komputer, Teknik Informatika, Hubungan Internasional, hingga Teknologi Pangan.
Kepala MA Husnul Khotimah Danni Abdurahman, M.Pd. menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi seluruh elemen pendidikan di pesantren.
“Alḥamdulillāh, capaian ini adalah anugerah dari Allah sekaligus hasil dari kerja keras para santri, doa orang tua, serta bimbingan para guru dan musyrif selama proses pendidikan di Husnul Khotimah. Kami bersyukur para santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing secara akademik di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan para santri diterima di berbagai jurusan favorit menunjukkan semakin luasnya kontribusi alumni pesantren di berbagai bidang keilmuan dan profesi.
Sementara itu, Mudir Ma’had Husnul Khotimah 1, Kiai Mulyadin, Lc., MH. mengaku sangat bangga dan bahagia atas keberhasilan ratusan santrinya yang diterima di berbagai perguruan tinggi unggulan, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
“Alhamdulillah, barakallohu fiikum, selamat kepada anak-anakku yang telah berhasil lolos seleksi SNBT dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian. Semoga menjadi langkah awal menuju masa depan yang penuh keberkahan, kesuksesan, dan manfaat untuk umat.” tuturnya.
Pihaknya juga berharap capaian ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus meningkatkan semangat belajar, disiplin, dan kesungguhan dalam menuntut ilmu.
Dengan capaian tersebut, MA Husnul Khotimah kembali menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan berbasis pesantren yang mampu melahirkan generasi rabbani, berprestasi, dan berdaya saing global. (deden/AB)