Remaja 15 Tahun Berkaos Persib Dikeroyok di Caracas

KUNINGAN (MASS) – Insiden pengeroyokan dengan korban anak di bawah umur terjadi di sekitar Jalan Raya Caracas – Cilimus Kecamatan Cilimus, Minggu (11/5/2026) malam tadi.

Korbannya adalah FN, 15 tahun. Korban dikeroyok setelah ia sendirian bermotor berpapasan dengan sejumlah massa yang konvoi di sekitar Jalan Baru Lingkar Timur Kuningan.

Meski pengeroyokan sempat dilerai kepolisian yang berjaga malam, ia sampai harus dilarikan ke IGD RS Linggarjati. Tidak hanya fisik, motor korban juga ringsek, rusak.

Pengeroyokan itu juga sempat terekam kamera amatir dan menyebar di media sosial. Arini, kakak korban, menceritakan kronologi kejadian tersebut.

“Adik saya sepulang mengaji diminta untuk membeli bensin dan sayur-mayur. Setelah selesai mengisi bensin di pom bensin Caracas, adik saya berpapasan dengan sekelompok (yang diduga) supporter salah satu klub sepak bola,” ujar warga BTN Caracas tersebut.

Tanpa ada peringatan atau masalah sebelumnya, cerita Arini, tiba-tiba adik saya ditendang hingga terjatuh dari motor. Setelah terjatuh, terjadi aksi pemukulan secara bersama-sama seperti yang terlihat pada video.

“Pada saat kejadian, kebetulan adik saya sedang mengenakan baju Persib, yang diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya tindakan kekerasan tersebut,” tuturnya.

Sebagai keluarga, ia berharap pelaku segera terungkap, dan ada itikad baik untuk meminta maaf ke keluarga, apalagi dilihat dari materil juga sudah merugikan.

Di sisi lain, Arini juga mengaku saat ini proses hukum sedang berjalan. Pihaknya susah melapor ke Polsek Cilimus.

Untuk diketahui, pada hari tersebut Persib (club yang kaosnya dipakai oleh korban) memang baru saja bertanding dengan Persija di Samarinda, yang dimenangkan Persib.

Laga ini sangat krusial, karena selain rivalitas kedua tim yang intens sejak lama, hasil pertandingan ini akan menentukan juara liga yang tersisa sangat sedikit macth. Sebelum bola ditendang, kedua tim yang bertanding masih berpeluang juara liga. (eki)