Sempat Dikira Hanyut, Parmo Justru Linglung di Pacitan Jawa Timur, Begini Kronologinya!

KUNINGAN (MASS) – BPBD Kabupaten Kuningan bersama sejumlah unsur gabungan melakukan pencarian terhadap Parmo (48), warga Desa Ragawacana, Kecamatan Kramatmulya, yang dilaporkan hilang sejak Minggu (3/5/2026). Pencarian dilakukan hingga menyusuri area sungai karena korban sempat diduga tenggelam atau hanyut.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, awalnya korban berangkat ke sawah sekitar pukul 15.00 WIB untuk mencari rumput pakan ternak. Namun hingga malam hari korban tak kunjung pulang.

“Karena menjelang malam belum pulang, keluarga dan masyarakat mencari ke lokasi sawah dan hanya ada barang-barang milik korban, HP, pakaian, tas, arit (sabit), celana panjang, sajadah yang sudah digelar dan karung berisi rumput sekitar dua meter dari pinggir sungai,” ujarnya.

Penemuan barang-barang tersebut membuat warga menduga Parmo hanyut terbawa arus sungai. BPBD bersama aparat desa, TNI, Polri, Damkar dan masyarakat kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Pada hari pertama, Minggu (3/5/2026), tim gabungan melakukan pencarian darat di sepanjang kiri dan kanan sungai dari titik ditemukannya barang-barang korban. Namun pencarian dihentikan pukul 23.00 WIB karena kondisi malam hari dinilai tidak memungkinkan.

Keesokan harinya, Senin (4/5/2026), pencarian kembali dilakukan mulai pukul 08.00 WIB dengan penyusuran sepanjang aliran sungai ke arah hilir. Tim gabungan juga melakukan evaluasi bersama pihak kepolisian dan keluarga korban.

Memasuki Selasa (5/5/2026), pencarian mulai difokuskan pada penelusuran darat dan investigasi. Hal itu dilakukan karena kondisi sungai dinilai kecil, dangkal, berbatu dan tidak berarus sehingga kecil kemungkinan korban hanyut terbawa air.

“Pencarian untuk sementara difokuskan pada pencarian dan penelusuran darat karena kecil kemungkinan korban terbawa hanyut dengan kondisi sungai yang kecil, dangkal, berbatu dan tidak berarus,” kata Indra.

Upaya pencarian akhirnya menemukan titik terang pada Kamis (7/5/2026). Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Parmo diketahui berada di wilayah Pacitan, Jawa Timur.

Indra mengungkapkan informasi tersebut pertama kali diperoleh dari kerabat keluarga yang berada di Pacitan. Setelah menerima kabar itu, adik korban langsung berangkat untuk memastikan kondisi sekaligus menjemput Parmo.

“Sesampainya di lokasi, Bapak Parmo ditemukan dalam keadaan selamat,” jelasnya.

Meski ditemukan selamat, kondisi Parmo saat itu disebut masih kebingungan dan belum dapat memberikan penjelasan terkait kejadian yang dialaminya.

“Menurut keterangan keluarga, kondisi fisik bapak Parmo saat ditemukan terlihat kebingungan dan belum dapat memberikan penjelasan secara jelas terkait peristiwa yang dialaminya,” ungkap Indra.

Setelah ditemukan, pihak keluarga membawa Parmo kembali untuk mendapatkan penanganan dan pendampingan lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat kata Indra, proses pencarian yang dilakukan tim gabungan resmi dinyatakan selesai. (didin)