KUNINGAN (MASS) – Festival Genjring Rudat yang digelar di Desa Kaliaren, Kecamatan Cilimus, kembali menjadi tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan pasca Lebaran. Acara yang berlangsung pada Minggu (22/3/2026) ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dari berbagai dusun dan berlangsung meriah sejak pagi hingga sore hari.
Kegiatan inti festival berupa lomba genjring rudat antar dusun yang menampilkan kebersamaan warga dalam seni tradisi islami. Setiap dusun menurunkan kelompok terbaiknya dengan kostum dan iringan musik yang khas. Penonton tampak antusias memberi semangat, terutama ketika atraksi genjring dimainkan.
Salah satu pengurus Karang Taruna Desa Kaliaren Angga, menjelaskan kegiatan ini memang sudah menjadi agenda rutin setiap tahun pasca Idul Fitri. Ia menambahkan panitia yang dari karang taruna berupaya menata acara agar tetap tertib dan aman.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan ramai. Kita mulai dari pagi sampe sore jam 4 an baru beres banyak partisipasi aktif warga dari berbagai dusun,” ujar Angga kepada kuninganmass.com Senin (23/3/2026).
Acara juga dimeriahkan dengan rampak genjring dan musikalisasi puisi bernafaskan keagamaan. Penampilan rampak genjring menampilkan sinkronisasi pemain sehingga menghadirkan nuansa harmonis dan ritmis yang membuat warga terpukau.
Sebagai bagian dari tradisi pasca Lebaran, festival ini juga menyelenggarakan musafahah atau saling bersalaman antarwarga. Momen musafahah dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan menyambung kebersamaan antar keluarga serta tetangga yang mungkin jarang bertemu selama rutinitas sehari-hari.
“Iya ini tradisi tahunan abis lebaran pasti ada acara ini, sambil musafahah juga antar sesama warga,” tambahnya.
Suasana semakin semarak dengan pengundian doorprize yang menghadirkan hadiah-hadiah menarik. Banyak warga yang berharap beruntung dan beberapa nama pun diumumkan sebagai pemenang.
“Diakhir ada pembagian doorprize yang menjadi daya tarik tersendiri, apalagi buat anak-anak dan keluarga yang datang,” tandasnya.
Festival Genjring Rudat di Desa Kaliaren bukan hanya ajang hiburan, tetapi sekaligus sarana pelestarian budaya lokal dan penguatan silaturahmi antargenerasi. Angga berharap tradisi ini terus dilestarikan sebagai identitas desa dan sarana edukasi bagi generasi muda untuk mencintai warisan budaya keagamaan setempat.
“Ini bukan hanya hiburan, tapi juga ajang melestarikan budaya lokal serta sebagai wadah silaturahmi antar generasi,” pungkasnya. (raqib)













