KUNINGAN (MASS) – Menjelang Lebaran, pemakaman di Desa Silebu, Kecamatan Pancalang justru porak-poranda setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang pada sore hari. Peristiwa cuaca ekstrem itu membuat banyak pohon tumbang dan merusak fasilitas di area pemakaman Wilayah 2 Gunung Manik.
Salah seorang warga asli Desa Silebu Yayat, menyebutkan angin kencang tiba-tiba membuat beberapa pohon besar roboh dan menimpa pagar serta bangunan sederhana di pemakaman.
“Banyak pohon yang tumbang, beberapa nisan dan fasilitas pagar rusak. Akses jalan menuju pemakaman sampai tertutup,” tutur Yayat kepada kuninganmass.com Selasa (17/3/2026).
Akibat pohon tumbang tersebut, jalan setapak yang biasa dilalui peziarah menjadi terhalang kayu dan ranting besar. Warga yang ingin berkunjung diminta untuk berhati-hati atau menunda ziarah sampai akses dibersihkan.
“Beberapa keluarga yang sedang merawat makam juga merasa khawatir karena kondisi makam menjadi tidak rapi dan barang-barang di sekitar makam ada yang rusak,” tambahnya.
Kerusakan fasilitas di pemakaman meliputi pagar yang patah, beberapa nisan miring, dan atap gubuk penjaga makam yang ikut rusak. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena musim Lebaran biasanya memicu lonjakan kunjungan peziarah dari warga setempat maupun perantau yang pulang kampung.
“Iya semoga ada langkah cepat dari pihak terkait agar akses segera dibersihkan dan fasilitas diperbaiki, apalagi menjelang Lebaran biasanya banyak orang berziarah,” pungkasnya. (raqib)











