KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyalurkan lebih dari 100 ton bahan pangan murah kepada masyarakat selama pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Ramadan 2026.
Kegiatan GPM Ramadan tahun ini dilaksanakan sebanyak 16 kali di 15 kecamatan di Kabupaten Kuningan. Program itu digelar di berbagai wilayah, mulai dari perkotaan hingga daerah pelosok guna menjangkau lebih banyak masyarakat.
Pelaksanaan GPM terakhir digelar di halaman Mushola Ar Rahmat, lingkungan Pendopo Kabupaten Kuningan, Kamis (12/3/2026) sore, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang datang untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, mengatakan program GPM Ramadan bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran.
“Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Kuningan melaksanakan GPM Ramadan sebanyak 16 kali yang tersebar di 15 kecamatan, bukan hanya di kecamatan perkotaan tetapi juga sampai ke kecamatan yang pelosok,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan selama bulan Ramadan.
“Upaya ini juga kita lakukan untuk stabilisasi pasokan dan harga. Jadi bukan hanya harga saja yang kita jaga, tetapi juga pasokannya agar selama Ramadan kebutuhan pangan masyarakat di Kabupaten Kuningan tetap terjamin. Ini juga bagian dari upaya pengendalian inflasi,” katanya.
Menurut Wahyu, setiap pelaksanaan GPM pemerintah daerah menyalurkan rata-rata lebih dari 6,5 ton bahan pangan per hari. Untuk kegiatan terakhir di kawasan Pendopo, jumlah pasokan ditambah guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat di wilayah perkotaan.
“Biasanya pada 15 kegiatan GPM sebelumnya di desa-desa itu sekitar 2 sampai 3 ton, bahkan ada yang meminta hingga 4 ton. Untuk GPM di Pendopo ini kami siapkan lebih banyak karena meng-cover wilayah perkotaan, sehingga total bahan pangan yang dikeluarkan hari ini sekitar 9,5 ton,” jelasnya.
Ia menambahkan, secara keseluruhan sejak GPM Ramadan pertama hingga terakhir, jumlah bahan pangan yang disalurkan kepada masyarakat telah mencapai lebih dari 100 ton dengan harga murah.
Dalam kegiatan GPM, berbagai komoditas dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, seperti beras, minyak goreng, telur, hingga daging.
“Kami pastikan harga di GPM Kabupaten Kuningan lebih rendah dibandingkan harga pasar, bahkan jika dibandingkan dengan GPM di beberapa kabupaten atau kota lain. Mudah-mudahan ikhtiar gerakan pangan murah ini bisa diterima masyarakat,” ujar Wahyu.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau selama Ramadan. (didin)

















