KUNINGAN (MASS) – Tumpukan limbah kayu di Desa Rajadanu, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan terbakar pada Kamis (12/3/2026) siang. Kebakaran tersebut diduga berasal dari pembakaran sisa-sisa kayu kecil yang kemudian merambat ke tumpukan limbah kayu akibat angin kencang.
Peristiwa itu sempat membuat warga setempat panik, hingga kemudian Hasan melaporkan kejadian tersebut kepada UPT Pemadaman Kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan sumber api awalnya dari sisa-sisa kayu kecil yang biasa dibakar secara sengaja. Namun saat kejadian, angin kencang membuat api merambat dan menyambar tumpukan limbah kayu sehingga kobaran api semakin besar dan menimbulkan asap tebal.
“Warga sekitar sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Karena khawatir api semakin tidak terkendali, pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke UPT Damkar Kuningan,” ujar Andri.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Andri menugaskan enam anggota Regu 3 menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit kendaraan pemadam jenis randis pancar. Petugas melakukan proses pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi kebakaran selama kurang lebih tiga jam.
“Pemadaman dan pendinginan sekitar 3 jam. Dari hasil pendataan para saksi, kebakaran diduga dari pembakaran sisa-sisa kayu kecil yang merambat mengenai limbah kayu,” tuturnya.
Proses pemadaman juga menghadapi kendala karena tumpukan limbah kayu cukup tebal dengan ukuran sekitar 15 meter panjang, 6 meter lebar, dan tinggi mencapai 2,5 meter, sehingga petugas harus bekerja ekstra hati-hati.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan kerugian masih dalam pendataan. Menurutnya, selama proses pemadaman dan pendinginan, petugas Damkar turut dibantu oleh Kuwu Desa Rajadanu, perangkat desa, serta warga setempat. (didin)

















