KUNINGAN (MASS) – Meski belum berdiri SPPG alias Dapur MBG, tapi ratusan warga sudah “ngantri” di Desa Ciawilor Kecamatan Ciawigebang, Kamis (12/3/2026) sejak pagi hingga sore. Kabarnya, total warga yang datang ke lokasi tersebut mencapai 150-200 orang.
Usut punya usut, warga yang ngantri datang untuk melamar pekerjaan. Pasalnya meski dapurnya belum ada, belakangan tersebar pamflet loker untuk dapur MBG.
Karena belum ada bangunan dapur yang berdiri, antrian warga ini sempat jadi perhatian banyak pihak. Bahkan, Satgas MBG tingkat kecamatan, mendatangi lokasi tersebut.
Nampak Satgas MBG tingkat kecamatan mulai dari Camat diwakili Sekmat Ciawigebang Yudi didampingi staf, Babinsa Ciawilor Tedi Hendriana, serta Korcam MBG Ciawigebang Arzun, mendatangi tempat penerimaan loker.
Sekmat mengaku, pihaknya hanya melakukan klarifikasi kepada yang membuka loker, dan meminta dilakukan sesuai prosedur. Lantaran sejauh ini, kata Sekmat, belum ada laporan akan berdiri dapur MBG, namun tiba-tiba ramai pembukaan loker.

Salah satu pelamar, Alan -nama panggilan-, mengaku senang saja dengan adanya informasi rekruitmen calon relawan MBG. Ini, kata Alan, kesempatan yang bisa dimanfaatkan banyak kalangan.
“Informasi rekrutmen ini kami dapatkan dari terusan chat WhatsApp yang ternyata direspon dengan antusias oleh masyarakat. Harapan kami, pengelola dapur dapat menempatkan para calon relawan sesuai dengan keahliannya masing-masing, sehingga relawan dapat memberikan dampak yang baik untuk dapur serta memberikan yang terbaik untuk anak bangsa,” ujarnya, pasca ia menyerahkan berkas lamaran.
Sementara, Korwil MBG tingkat Kabupaten Kuningan, Nissa Rahmi, kala dikonfirmasi hal itu, justru mengaku titik tersebut belum ada di daftar SPPG yang terdaftar untuk diperbolehkan membangun.
“Memang ada yang sedang pembangunan, tapi bukan atas nama yayasan itu,” kata Nissa, dikonfirmasi sore di hari yang sama.
Ia mengatakan, yang terdaftar bukan di desa tersebut. Nissa juga memastikan, pihaknya melalui Korcam, memberitahu kepada yang bersangkutan, harusnya jangan dulu rekruitmen.
Karena, lanjut Nissa, yang belum terdaftar tidak akan bisa mencairkan uang negara, alias operasional SPPG nya tidak bisa berjalan.
Dijelaskan, pendaftaran dapur MBG sendiri dilakukan lewat web portal mitra. Nantinya yang accept dari Pemerintah Pusat (BGN). Dan jika sudah di-acc, boleh membangun, datanya tercantum dan bisa dilihat oleh korwil. (eki)

















