KUNINGAN (MASS) – Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa, Nurul Haenie seorang mahasiswi 19 tahun, menunjukkan rasa peduli terhadap pendidikan dan literasi dasar di kalangan remaja. Ia bahkan kini menyandang gelar sebagai Duta Baca Kuningan. Dengan latar belakang pendidikan di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Nurul komitmen mengabdikan diri memperbaiki literasi di masyarakat.
Nurul Haenie tidak hanya fokus pada studinya tetapi juga aktif di berbagai organisasi. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Kerja Ranting Ciawigebang dan menjadi anggota Korps Protokol Mahasiswa UNIKU. Selain itu, ia juga terlibat dalam komunitas seni sebagai anggota Dapur Sastra dan Teater Pecut.
“Saya banyak terlibat di berbagai organisasi ini ingin menunjukkan dan memberikan kontribusi maksimal bagi lingkungan disekitar saya,” tuturnya kala diwawancara kuninganmass.com Kamis (12/3/2026).
Bermukim di Dusun Pabrik, Desa Karoya, Kecamatan Cipicung, kabupaten Kuningan, Nurul memiliki hobi yang beragam, mulai dari membaca, menyanyi, menulis, dan memasak. Ia juga aktif menjadi content creator, terutama dalam bidang pendidikan, dengan tujuan menginspirasi anak muda untuk terus melanjutkan pendidikan mereka.
“Saya suka membaca, nyanyi, menulis dan memasak, saya juga sering membuat konten edukasi di bidang pendidikan dan literasi,” tambahnya.
Melalui puisi-puisi pendek yang ia tulis, Nurul berharap dapat menyentuh hati pembaca dan mendorong mereka untuk lebih mencintai dunia literasi. Ia merasa sangat berbahagia bisa bergabung dalam paguyuban Duta Baca Kabupaten Kuningan. Menurutnya, mengenalkan enam literasi dasar kepada masyarakat memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan teman-temannya.
“Interaksi dengan berbagai kalangan masyarakat memberikan kesan yang berharga bagi saya,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas pengalamannya belajar selama enam tahun di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash Putri, yang membantunya membagi waktu secara efektif antara kuliah dan kegiatan organisasi.
“Pembiasaan belajar di pesantren mengajarkan saya untuk disiplin dan tetap aktif dalam berbagai kegiatan,” tuturnya.
Pesan dan harapannya untuk generasi muda sangat sederhana namun bermakna, dengan semangat dan dedikasi, Nurul Haenie menjadi contoh nyata bagi generasi muda di Kuningan untuk berani bermimpi dan bertindak demi pendidikan dan kebaikan masyarakat.
“Jadikan masa mudamu dengan petualangan dan penjelajahan, agar kelak kau tahu singkatnya kehidupan yang telah kita jalankan,” pungkasnya. (raqib)

















