Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Awang Dadang Hermawan, Pemerhati Intelijen, Sosial Politik dan SARA. (foto : dok Awang)

Nasional

Menimbang “Board Of Peace”: Politik Bebas Aktif, Amanat Konstitusi dan Isyarat Zaman

Bismillah

KUNINGAN (MASS) – Surat Terbuka Forum Purnawirawan TNI (FPP TNI) kepada Presiden RI (26 Februari 2026) yang menolak keikutsertaan Indonesia dalam skema “Board of Peace” (BoP) memuat lima argumen kunci:

(1) pelibatan TNI di luar negeri harus berbasis mandat PBB, bukan kepentingan negara tertentu;
(2) bertentangan dengan politik luar negeri bebas aktif;
(3) berpotensi mengkhianati amanat konstitusi yang menolak penjajahan;
(4) berisiko menempatkan TNI berhadapan dengan rakyat yang memperjuangkan haknya; dan
(5) keputusan strategis negara tidak boleh diambil tanpa keterbukaan kepada rakyat.

I. LANDASAN KONSTITUSIONAL DAN TRADISI DIPLOMASI INDONESIA

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sejak era Mohammad Hatta, politik luar negeri Indonesia dirumuskan sebagai bebas aktif: bebas dari blok kekuatan mana pun, aktif memperjuangkan perdamaian dunia.

Prinsip ini bukan netralitas pasif, melainkan kemandirian strategis yang menolak subordinasi pada agenda geopolitik negara tertentu.

Dalam praktiknya, pelibatan TNI di luar negeri konsisten berada dalam payung mandat PBB, seperti dalam misi UNIFIL di Lebanon.

Mandat multilateral memastikan legitimasi hukum internasional dan posisi Indonesia sebagai peacekeeper, bukan instrumen kepentingan unilateral.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

Jika “Board of Peace” dipersepsi rakyat sebagai perpanjangan kontrol kekuatan besar, maka keterlibatan Indonesia berisiko dipandang bertentangan dengan amanat konstitusi.

II. RISIKO STRATEGIS DAN PSIKOLOGI KONFLIK

Risiko terbesar adalah ketika TNI berhadapan dengan rakyat yang memperjuangkan haknya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam konflik modern, perang adalah perang legitimasi dan persepsi. Indonesia memiliki modal moral sebagai bangsa anti-kolonial.

Modal ini tidak boleh tergerus oleh keputusan yang ambigu legitimasinya.

Transparansi kepada publik menjadi keharusan strategis. Tanpa keterbukaan, keputusan besar dapat memicu polarisasi domestik, terutama jika terkait isu Palestina dan blokade Gaza yang sangat sensitif bagi rakyat Indonesia.

III. PERSPEKTIF ESKATOLOGI ISLAM

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam hadis-hadis akhir zaman terdapat peringatan tentang fitnah besar yang membingungkan manusia antara kebenaran dan kebatilan.

Figur Dajjal digambarkan membawa narasi kesejahteraan dan stabilitas, namun berujung pada dominasi dan tipu daya.

Sebagian besar ulama menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap proyek “perdamaian” yang tidak transparan dan berpotensi menjadi instrumen hegemoni global.

Prinsip kehati-hatian ini relevan dalam membaca dinamika geopolitik mutakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadis juga menyebut Syam sebagai benteng iman di akhir zaman. Bila benteng itu runtuh secara moral dan politik, maka tidak ada lagi kebaikan yang tersisa.

Dalam konteks ini, kebijakan luar negeri Indonesia harus berpihak pada keadilan substantif, bukan sekadar stabilitas semu.

IV. ESKATOLOGI KRISTEN DAN YAHUDI

Dalam tradisi Kristen, terdapat narasi tentang perdamaian palsu sebelum krisis besar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam tradisi Yahudi apokaliptik, Gog dan Magog melambangkan konsolidasi kekuatan besar menjelang era Mesianik.

Ketiga tradisi Abrahamik memuat peringatan tentang tatanan global yang menjanjikan damai tetapi berpotensi menindas.

Masalah “Board of Peace” bukan sekadar teknis militer, tetapi menyentuh dimensi etika peradaban:

Apakah perdamaian dibangun di atas keadilan, atau atas konsolidasi kekuatan?

Advertisement. Scroll to continue reading.

V. JALAN TENGAH

  1. Pelibatan TNI harus melalui mandat PBB.
  2. Prioritaskan diplomasi kemanusiaan dan bantuan sipil.
  3. Libatkan DPR dan publik secara transparan.
  4. Tegaskan posisi Indonesia sebagai mediator, bukan bagian dari blok kekuatan.
    Waspadai Donal Trump, kemungkinan akan mengikuti perintah israel.

PENUTUP

Saya berpendapat bahwa; Surat FPP TNI kepada Presiden RI Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto adalah suara alarm konstitusional.

Dukungan intelektual dan moral dari para akademisi, ulama, dan tokoh masyarakat penting agar keputusan strategis negara tidak semata pragmatis, tetapi berakar pada nilai.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jika perdamaian dibangun tanpa keadilan, ia hanya jeda sebelum badai. Indonesia tidak boleh menjadi bagian dari badai itu.

Akhirnya “Persatuan Indonesia” adalah sebuah “Kebutuhan” untuk dijadikan dasar musyawarah antar sesama komponen bangsa Indonesia.

Hadanallahu Waiyyakum Ajma’in

Awang Dadang Hermawan

Advertisement. Scroll to continue reading.

*) Pemerhati Intelijen, Sosial Politik dan SARA

#
27  - 2 - 2026
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Headline

JAKARTA (MASS) – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyatakan keprihatinan mendalam atas gugatan perdata yang diajukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terhadap PT Tempo...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Sejak puluhan tahun lalu, Gaza terus menjadi ladang pembantaian. Ribuan nyawa melayang akibat bombardir Israel. Anak-anak kehilangan orang tua, para ibu...

Nasional

Presiden di Tengah Kaum Buruh: Simbol Politik dan Keberanian Historis Presiden Prabowo Subianto mencatat sejarah baru dalam lanskap relasi industrial Indonesia dengan menghadiri langsung...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 25 desa menerima motor sebagai penghargaan bagi kecamatan dan desa/kelurahan yang berprestasi dalam pemungutan dan pengelolaan administrasi Pajak Bumi dan...

Ekonomi

JAKARTA (MASS) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya konektivitas digital bagi seluruh rakyat Indonesia dalam World Governments Summit 2025. Langkah strategis yang diambil adalah...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Pengenaan pajak untuk kegiatan membangun rumah sendiri, yang dikenal dengan Pajak Pertambahan Nilai Kegiatan Membangun Sendiri (PPN KMS), telah menjadi perbincangan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Bukan hanya PKB dan PAN, rupanya skuad Yanuar Prihatin-Udin Kusnedi diperkuat pula oleh PBB. Selasa (27/8/2024) sore bertempat di Kantor DPC...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk Kabupaten Kuningan berubah. Hal itu, termuat dalam Perda 1 Tahun 2024....

Politik

KUNINGAN (MASS) – “Makanya, jangan sampai gagal pilih, kalo sampai gagal pilih dan jadi, nanti kedepan jadi gagal makan, gagal minum, gagal panen, lebih...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Ada 3 mantan ketua partai di Kuningan yang “hijrah” ke Gerindra. Hal itu, disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan H Dede...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Naiknya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Kuningan, menjadi salah satu yang disoroti PMII kala berdemo dengan mendatangi Kantor Bupati,...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Rapat Paripurna pembentukan Pansus Gagal Bayar APBD Ta 2023 diagendakan akan digelar besok, Rabu (14/2/2023) siang. Kepastian jadwal itu, selain sempat...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Warga Desa Cikondang Kecamatan Hantara nampak kompak membuka satu persatu celengan yang sudah ditabungnya dari beberapa waktu belakangan. Receh uang logam...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Fun Turnamen Catur antara ketua parpol Kuningan akan kembali tersaji hari ini, Selasa (6/4/2021) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Pada fun...

Desa

KUNINGAN (MASS)- Fakta bahwa warga pedesaan rajin dalam membayar pajak memang tidak bisa dipungkiri.   Hal ini pun kerap mendapatkan pujian ketika pemerintah membayar...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Terkait isu Kuningan Termiskin se Jabar dari sisi Indeks Kedalaman Kemiskinan, salah seorang wakil rakyat asal PBB, Julkarnaen, angkat bicara. Namun...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Bicara soal Tahura dan TNGC, Julkarnaen salah satu anggota DPRD Kabupaten Kuningan, hanya tersenyum sembari menyebut tidak tahu. Jul yang sejak...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Apapun dalihnya, pemotongan dana bantuan operasional untuk MD (Madrasah Diniyah) itu masuk kategori pidana. Untuk itu kasus dugaan tersebut harus diusut...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Rencana pembentukan Panitia Kerja (Panja) DPRD Kuningan dalam pengawasan pengelolaan anggaran dalam penanganan covid-19 ini, dikomentari juga oleh Ketua Komisi 2...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau UNESCO telah menetapkan 21 Februari sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional atau International...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pada kegiatan pemberian penghargaan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan yang diselenggarakan Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kuningan, Bupati Kuningan H...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Saya awali dengan ungkapan ; Apa tidak ada kerjaan lain selain turut serta mendiskreditkan YIM dengan olahan bahasa rekaperdaya, rekayasa (Mutta’amidan)...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Menjelang pelantikan anggota DPRD Kuningan yang baru periode 2019-2024, penjajakan koalisi parlemen sedang dilakukan. PBB dan NasDem yang sama-sama punya 1...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Partai Bulan Bintang (PBB) di Kuningan rupanya berhasil menyalip partai-partai besar seperti PDIP dan Golkar. Bahkan mengungguli semua parpol dari sisi...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Partai Bulan Bintang (PBB) di Kuningan rupanya berhasil menyalip partai-partai besar seperti PDIP dan Golkar. Bahkan mengungguli semua parpol dari sisi...

Netizen Mass

0leh: Awang Dadang Hermawan (Ketua DPC Partai Bulan Bintang Kab. Kuningan) 📕 Catatan Kehidupan dan Jejak Digital Bahwa sesungguhnya Dalam pembahasan ttg ilmu pengetahuan...