Zakat Fitrah Kuningan Rp35 Ribu, Tertinggi di Jabar Capai Rp50 Ribu

JABAR (MASS) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan besaran zakat fitrah 1447 Hijriah/2026 Masehi untuk seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Untuk Kabupaten Kuningan, zakat fitrah ditetapkan sebesar Rp35.000 per jiwa.

Penetapan itu tertuang dalam Surat Edaran BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nomor: 085/BAZNAS-JABAR/III/2026. Zakat fitrah ditunaikan sebesar 2,5 kilogram beras atau 3,5 liter beras per jiwa. Masyarakat juga dapat membayarkannya dalam bentuk uang yang disesuaikan dengan harga beras di masing-masing daerah.

Dari daftar yang diumumkan, besaran zakat fitrah terendah tercatat di Kabupaten Pangandaran dan Kota Banjar sebesar Rp32.500 per jiwa. Sementara itu, nominal tertinggi di Jawa Barat mencapai Rp50.000 yang berlaku di Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi.

Berikut rincian besaran zakat fitrah di kabupaten/kota se-Jawa Barat:

  1. Lingkungan BAZNAS Provinsi Jawa Barat – Rp40.000
  2. Kabupaten Bandung – Rp37.500
  3. Kabupaten Bandung Barat – Rp40.500
  4. Kabupaten Bekasi – Rp45.500
  5. Kabupaten Bogor – Rp50.000
  6. Kabupaten Ciamis – Rp37.500
  7. Kabupaten Cianjur – Rp37.000 / Rp50.000
  8. Kabupaten Cirebon – Rp39.000
  9. Kabupaten Garut – Rp40.500
  10. Kabupaten Indramayu – Rp37.500
  11. Kabupaten Karawang – Rp42.000
  12. Kabupaten Kuningan – Rp35.000
  13. Kabupaten Majalengka – Rp40.000
  14. Kabupaten Pangandaran – Rp32.500
  15. Kabupaten Purwakarta – Rp45.000
  16. Kabupaten Subang – Rp37.000
  17. Kabupaten Sukabumi – Rp35.000
  18. Kabupaten Sumedang – Rp40.000
  19. Kabupaten Tasikmalaya – Rp37.000
  20. Kota Bandung – Rp42.500
  21. Kota Banjar – Rp32.500
  22. Kota Bekasi – Rp50.000
  23. Kota Bogor – Rp45.000
  24. Kota Cimahi – Rp40.000
  25. Kota Cirebon – Rp45.000
  26. Kota Depok – Rp45.000
  27. Kota Sukabumi – Rp45.000
  28. Kota Tasikmalaya – Rp37.500

Dengan ditetapkannya besaran tersebut, masyarakat diharapkan dapat menunaikan kewajiban zakat fitrah tepat waktu sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 H. BAZNAS juga mengimbau agar pembayaran dilakukan melalui lembaga resmi guna memastikan penyaluran zakat tepat sasaran kepada para mustahik di masing-masing daerah. (didin)