KUNINGAN (MASS) – Meski berpolemik, karena MUI tak menyarankan Jumatan di Musala Ar-Rahmat, namun rupanya Jumatan tetap digelar hari ini, Jumat (20/2/2026). Bahkan dalam penyelenggaraannya, jemaah Jumatan tidak hanya ASN, tapi juga masyarakat umum.
Dalam pelaksanaan Jumatan hari ini, Ustadz Romli bertindak sebagai murotib/bilal. Sementara yang bertindak sebagai khotib, KH Toto Waliyudin.
Khutbah bertajuk “Mengisi Amaliah di Siang Hari pada Bulan Ramadhan”, KH. Toto Waliyudin menekankan bahwa waktu di bulan Ramadan sangatlah berharga. Ia mengingatkan agar setiap Muslim tidak membiarkan waktu berlalu sia-sia tanpa amal saleh.
“Orang yang tidak mengisi waktunya dengan sesuatu yang bermanfaat, maka ia akan disibukkan oleh waktu luangnya dengan hal-hal yang tidak bermanfaat bagi dirinya sendiri,” ujar KH. Toto dalam khutbahnya.
KH. Toto juga memaparkan poin utama yang dapat dilakukan jamaah untuk mengisi waktu siang hari di bulan Ramadan agar lebih produktif secara spiritual, yaitu memperbanyak zikir, memulai hari dengan zikir pagi, khususnya doa perlindungan Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syaiun fil ardhi wa laa fis samaa wa huwas samii ul aliim, sebanyak minimal tiga kali.
“Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,”
Selain itu, menjaga sholat berjamaah, mengingat keutamaan besar sholat Isya dan Subuh berjamaah. Bergabung dalam halaqah, mengikuti kajian ilmu, tadarus Al-Qur’an, atau diskusi keagamaan. Mengajak kepada kebaikan, terutama setelah azan Ashar dengan saling mengingatkan sesama untuk menjalankan perintah Allah SWT.
Berbagi ilmu kepada keluarga, menyampaikan kembali ilmu yang diperoleh dari kajian kepada anggota keluarga dan tetangga. “Membantu keluarga di rumah, menjadi pribadi yang ramah, serta menjaga tutur kata yang baik, baik di lingkungan masyarakat maupun keluarga.” ungakapnya. (eki)
















