KUNINGAN (MASS) – Sekolah Karate Kuningan (SKK) sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih total 19 medali dalam Kejuaraan Open Turnamen Antar Dojo Tahun 2026 yang digelar di Majalengka.
Pada ajang itu, SKK berhasil mengumpulkan 4 medali emas, 9 medali perak, dan 6 medali perunggu. Selain itu, sebanyak 13 medali juga diraih pada kelas festival yang menjadi ajang pengenalan pertandingan bagi calon atlet muda.
Founder SKK Heni Entin Sulastri, menyampaikan, capaian tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan yang dilakukan SKK di berbagai kategori usia, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, mahasiswa hingga senior.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan di SKK berjalan konsisten dan kompetitif di berbagai kelompok usia,” ujar Heni, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya keberhasilan tersebut juga mendapat dukungan dan apresiasi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) melalui Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui Kepala Bidang Olahraga.
Dukungan itu kata Heni, menjadi motivasi besar bagi SKK, sekaligus pengakuan bahwa pembinaan karate di kalangan pelajar dan masyarakat telah berjalan terstruktur, kompetitif, dan memberikan dampak nyata.
Lebih lanjut, Heni menyampaikan SKK kini menatap target lebih besar menuju POPDA 2027. Sejumlah langkah strategis telah disiapkan untuk memaksimalkan potensi atlet, di antaranya, penguatan fisik dan stamina melalui program periodisasi latihan yang lebih spesifik bagi atlet potensial peraih medali.
Dilakukan juga penguatan mental tanding, meliputi simulasi pertandingan rutin, uji tanding lintas daerah, serta latihan kontrol emosi dan fokus. Pengembangan variasi teknik dan strategi, termasuk variasi serangan, latihan pengaturan jarak, dan timing.
Selain itu, pemetaan atlet potensial juga dilakukan, dengan identifikasi atlet inti POPDA serta pembinaan khusus melalui training camp di Dojo Pusat SKK, Jalan Pengadilan No 129, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
“Dengan semangat soliditas, disiplin, dan daya juang, SKK optimistis mampu meningkatkan prestasi pelajar sekaligus melahirkan atlet-atlet berkarakter, tangguh, dan berprestasi di tingkat daerah maupun nasional,” tutup Heni. (didin)













