KUNINGAN (MASS) – Meski masih tersisa benerapa bulan, kepengurusan KNPI Kabupaten Kuningan dibawah nahkoda Ahmad Jayadi akhirnya menggelar Musda XVII, Senin (16/2/2026).
Dalam kegiatan yang digelar di Ipukan Highland Cisantana Kecamatan Cigugur itu, dibuka langsung oleh Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si.
Acara juga dihadiri jajaran PK (Pengurus Kecamatan) KNPI se-Kabupaten Kuningan, serta OKP (Organisasi Kepemudaan) dibawah naungan KNPI yang sudah terverifikasi.
Mengusung tajuk “KNPI Bersatu, Satu Tujuan, Satu Semangat untuk Kuningan Melesat,” agenda Musda ini untuk menyampaikan LPJ satu kepengurusan, serta pemilihan ketua baru.
Pasca penyampaian LPJ, Demisioner Ketua KNPI Kuningan Ahmad Jayadi, didampingi M Fazri, serta Ketua SC Musda H Iftor Nawawi, mengungkapkan rasa syukur Musda berjalan dengan lancar.
“Program apa yang dianggap baik (dari kepengurusan kami) harap dilanjutkan, dan kalo ada yang kurang baik semoga jadi bahan koreksi kedepan,” pesan Ajay, sapaan akrab Ahmad Jayadi.
Ditanya kenapa Musda digelar lebih cepat beberapa bulan dari masa kepengurusan, Ajay mengaku ingin melakukan penyegaran dan regenerasi kepengurusan yang baik.
Ajay juga mengaku, selain program-program lain yang sudah berjalan, pihaknya beberapa bulan sebelumnya baru peremajaan ketua PK KNPI. Bahkan, mengganti sosok-sosok yang usianya sudah 40-50 tahun ke sosok yang lebih muda.
Bisa dibilang, gerakan Ajay ini cukup berani mengingat banyak tokoh berpengaruh di tiap kecamatan. Namun ia mengaku, peremajaan ini merupakan amanat AD/ART yang mengharuskan pengurus PK di bawah 31 tahun.
“Alhamdulillah semua sudah rampung, demi regenerasi kedepan yang lebih baik,” ucapnya.
Saat disinggung soal calon penggantinya yang hanya 1 kandidat, Ajay mengaku menyayangkan juga. Pihaknya sudah membuka selebar-lebarnya kesempatan bagi siapapun yang ingin mencalonkan diri, namun di akhir yang mengembalikan formulir pendafatran calon ketua hanya satu orang.
Sementara, Ketua Steering Commite (SC) Musda VII KNPI Kuningan, H Iftor Nawawi, mengamini apa yang dikatakan mantan ketua. Ia bersyukur, rangkain Musda mulai dari Rapimpurda hingga kemarin berjalan lancar.
Ia yakin, semua yang dilakukan baik akan berbuah baik kedepan meski harus maklum juga ada dinamika di dalamnya.
“Setiap massa ada orangnya, setiap orang ada massanya. Tak perlu mempertahankan jabatan apalagi sampai menimbulkan korban. Karena pada intinya pagelaran Musda ini hajat bersama,” kata Iftor, sembari mengakhiri statemen bahwa Musda ini luar biasa. (eki)
https://www.instagram.com/reel/DU11UuuE35d/?igsh=bnk5MGszazBqMzhj










