KUNINGAN (MASS) – Sebuah insiden terjadi di SDN 1 Maniskidul ketika gudang alat dan aset sekolah ambruk. Meskipun kejadian ini membuat geger banyak pihak, siswa-siswa masih dapat melanjutkan aktivitas belajar mereka seperti biasa, tentu masih normal jika merasa terganggu oleh ketidaknyamanan akibat situasi tersebut.
Kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut semalaman. Salah satu guru di sekolah, Asep Mauludin, menjelaskan kronologi singkat kejadian.
“Bangunan tua yang digunakan sebagai gudang peralatan tidak mampu menahan beban genteng, sehingga akhirnya roboh,” ungkapnya, Kamis (12/2/2026).
Menurut Asep, kondisi bangunan tersebut memang sudah sangat tua dan tidak lagi layak untuk digunakan. Hal ini menunjukkan pentingnya pemeliharaan dan evaluasi berkala terhadap infrastruktur sekolah, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa dan kerugian berat. Namun, Asep menambahkan beberapa peralatan sekolah dan aset yang ada di dalam gudang tersebut mengalami kerusakan.
“Tadinya disana berisi peralatan sekolah dan aset rusak yang harus disimpan untuk laporan aset,” katanya.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan guru dan orang tua. Mereka berharap pihak terkait dapat segera mengambil langkah untuk merenovasi atau memperbaiki bangunan yang rusak. Siswa saat ini diminta untuk tetap fokus pada kegiatan belajar mengajar, meskipun mereka harus mengatasi ketidaknyamanan akibat kondisi sekitar.
“Untuk kergiatan sekolah seperti biasa tetap masuk, namun ya sedikit lebih waspada aja,” pungkasnya. (raqib)








