Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Asep Kamaludin, Pemerhati dan Penggiat Masjid. (Foto: Dok Asep)

Netizen Mass

Tiga Tipe Sikap Orang Islam Terhadap Ramadhan

KUNINGAN (MASS) – Tidak lama lagi bulan Ramadahan1447 H akan segera tiba, Ramadhan adalah bulan suci yang penuh berkah bagi umat Islam di seluruh dunia. Selama bulan ini, kaum Muslimin menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, serta meningkatkan amalan ibadah lainnya seperti shalat, tilawah Al-Qur’an, dan sedekah.

Namun, dalam menyikapi bulan Ramadhan, umat Islam dapat dikategorikan ke dalam tiga tipe berdasarkan sikap dan kesiapan mereka dalam menghadapinya. Setidaknya ada tiga tipe sikap orang Islam terhadap Ramadhan, yaitu mereka yang menyambut dengan penuh keimanan, mereka yang menjalankan dengan sekadarnya, dan mereka yang mengabaikan keutamaan bulan suci ini.

1. Orang yang Menyambut Ramadhan dengan Penuh Keimanan
a. Mempersiapkan Diri Secara Spiritual dan Mental
Tipe pertama adalah mereka yang menyambut Ramadhan dengan penuh semangat dan keimanan. Mereka memahami bahwa Ramadhan adalah kesempatan emas untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah. Sejak sebelum bulan Ramadhan tiba, mereka telah mempersiapkan diri secara spiritual dan mental dengan memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan meningkatkan kesadaran akan makna puasa.

b. Menjalankan Ibadah dengan Sepenuh Hati


Orang-orang dalam kategori ini berpuasa dengan niat yang ikhlas dan menjalankan semua amalan Ramadhan dengan sepenuh hati. Mereka tidak hanya berpuasa menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan, hati, dan perbuatan dari hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa. Mereka rutin melaksanakan shalat tarawih, membaca Al-Qur’an setiap hari, dan memperbanyak doa serta dzikir.

c. Berbagi dengan Sesama


Selain fokus pada ibadah pribadi, kelompok ini juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Mereka memperbanyak sedekah, berbagi makanan untuk berbuka puasa, dan membantu orang-orang yang kurang mampu. Mereka menyadari bahwa salah satu keutamaan Ramadhan adalah meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

d. Meningkatkan Kualitas Diri
Bulan Ramadhan dianggap sebagai waktu yang tepat untuk memperbaiki akhlak dan membangun kebiasaan baik yang akan berlanjut setelah Ramadhan berakhir. Orang-orang dalam kategori ini berusaha menghindari maksiat, menahan amarah, dan meningkatkan kesabaran serta rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.

2. Orang yang Menjalankan Ramadhan dengan Sekadarnya
a. Berpuasa Hanya Sebagai Rutinitas
Tipe kedua adalah mereka yang menjalankan puasa Ramadhan sekadarnya, tanpa benar-benar memahami esensi dan keutamaannya. Mereka berpuasa karena kebiasaan atau tekanan sosial, bukan karena kesadaran spiritual yang mendalam. Ibadah mereka hanya sebatas menjalankan kewajiban, tanpa ada usaha maksimal untuk mendekatkan diri kepada Allah.

b. Lalai dalam Ibadah Sunnah
Meskipun mereka berpuasa, mereka kurang memperhatikan ibadah lainnya seperti shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, atau memperbanyak doa. Mereka lebih fokus pada aspek fisik dari puasa tanpa memahami nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya. Mereka mungkin melaksanakan ibadah, tetapi tidak dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan.

c. Mudah Terpengaruh dengan Godaan Dunia
Kelompok ini cenderung mudah tergoda oleh aktivitas duniawi yang dapat mengurangi keberkahan Ramadhan. Mereka tetap terlibat dalam perbuatan yang tidak bermanfaat seperti menghabiskan waktu dengan hiburan berlebihan, bermain game sepanjang hari, atau sekadar menunggu waktu berbuka tanpa melakukan amalan yang bermakna.

d. Tidak Memanfaatkan Ramadhan untuk Perbaikan Diri
Mereka tidak menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri. Setelah Ramadhan berakhir, kebiasaan buruk mereka tetap berlanjut tanpa ada perubahan signifikan dalam kehidupan spiritual mereka. Mereka kurang memahami bahwa Ramadhan adalah sekolah kehidupan yang seharusnya membawa dampak positif dalam jangka panjang.

3. Orang yang Mengabaikan Keutamaan Ramadhan
a. Tidak Berpuasa Tanpa Alasan Syari
Tipe ketiga adalah mereka yang sama sekali tidak peduli dengan keutamaan Ramadhan. Mereka tidak berpuasa tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat dan bahkan menganggap puasa sebagai beban. Dalam beberapa kasus, mereka secara terang-terangan makan dan minum di siang hari tanpa rasa malu atau takut kepada Allah.

b. Menjadikan Ramadhan sebagai Ajang Hura-hura
Alih-alih memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak ibadah, mereka justru menggunakannya sebagai waktu untuk bersenang-senang. Mereka menghabiskan waktu dengan aktivitas yang tidak bermanfaat, seperti begadang untuk hal-hal yang tidak produktif dan mengabaikan waktu-waktu ibadah.

c. Mengolok-olok Ibadah Ramadhan
Kelompok ini bahkan bisa saja mengolok-olok mereka yang berusaha menjalankan ibadah dengan baik. Mereka melihat ibadah sebagai sesuatu yang tidak penting dan menganggap orang-orang yang taat sebagai berlebihan. Sikap seperti ini sangat berbahaya karena menunjukkan ketidakpedulian terhadap ajaran Islam dan dapat berdampak negatif pada lingkungan sekitar.

d. Tidak Mengambil Hikmah dari Ramadhan
Orang-orang dalam kategori ini kehilangan kesempatan besar untuk memperbaiki diri dan mendapatkan pahala yang melimpah. Ramadhan berlalu tanpa memberikan dampak apa pun dalam kehidupan mereka, dan mereka tetap menjalani hidup tanpa perubahan yang berarti.

Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang seharusnya menjadi waktu untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki diri. Dalam menyikapi Ramadhan, umat Islam dapat dikategorikan ke dalam tiga tipe yaitu mereka yang menyambut dengan penuh keimanan, mereka yang menjalankan dengan sekadarnya, dan mereka yang mengabaikannya.

Orang yang menyambut Ramadhan dengan penuh keimanan akan mendapatkan keberkahan dan manfaat spiritual yang besar. Sementara itu, mereka yang menjalankan sekadarnya masih memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka jika mau berusaha lebih baik. Sebaliknya, mereka yang mengabaikan Ramadhan kehilangan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih pahala yang melimpah.

Sebagai umat Islam, kita hendaknya berusaha untuk masuk dalam kategori pertama, yaitu mereka yang menjalankan Ramadhan dengan penuh kesadaran dan keimanan. Dengan demikian, kita dapat memperoleh manfaat maksimal dari bulan suci ini dan menjadikannya sebagai momentum perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih dekat dengan Allah SWT.

Ramadhan adalah kesempatan emas untuk meraih gelar taqwa, mendapat ridho Allah Swt, mendapatkankan surga-Nya, semoga kita dipertemukan Allah dengan Ramadhan tahun ini dan dapat menjalankan perintah-perintah Allah di dalamnya seperti puasa, tarawih, tadarus, shadaqah, zakat dan ibadah lainnya, sehingga 1 syawal kita benar-benar kembali ke dalam kondisi suci seperti waktu waktu kita dilahirkan Ibu kita dulu.

Oleh: Asep Kamaludin, S.IP

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Religi

KUNINGAN (MASS) – Tahun 2026 ini, genap sudah Arminareka Perdana menginjak usia ke 36 tahun (Milad) menjadi teman perjalanan umat muslim ke tanah suci,...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Di saat Dewan Perwakilan Raykat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan menyoroti polemik air, muncul polemik yang bergulir soal SK (Surat Keputusan) tentang...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) – Masalah sampah di Kabupaten Kuningan masih belum terpecahkan dengan baik. Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar mengungkapkan keprihatinannya terkait isu...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Kuningan kini menghadapi masalah serius terkait kelangkaan dokter spesialis bedah mulut. Hal ini menjadi perhatian banyak warga, terutama bagi mereka yang...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pelita Jiwa Mandiri Kasturi, Kabupaten Kuningan, yang baru beroperasi selama tiga minggu, mendapat kunjungan kerja...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Permasalahan kabel udara fiber optik yang semrawut dan dinilai mengganggu estetika serta membahayakan keselamatan masyarakat di Kabupaten Kuningan segera ditangani secara...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Ketua Tim Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan H. Toni Kusumanto, AP., secara resmi mengumumkan hasil Seleksi...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Optik Budimulya kembali menunjukkan komitmennya untuk kontribusi dalam kegiatan pendidikan. Teranyar, Optik Budimulya kolaborasi di Kamuning Fest, Minggu (8/2/2026). Kamuning Fest...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si, justru mempersilahkan saat ditanya potensi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Kuningan...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kuningan secara resmi melaunching program Kader Bugar, sebuah gerakan pembudayaan pola hidup...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Salah satu agenda Wakil Menteri Dalam Negri (Wamendagri RI) Akhmad Wiyagus saat kunjungan ke Kuningan adalah mellihat langsung pelaksanaan Sekolah Rakyat...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – PLT Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Purwadi, mewakili Bupati Dian dalam acara pelantikan dan pengukuhan Ikatan Mahasiswa Kuningan (IMK)...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Kuningan (IMK) Wilayah Cirebon, Muhammad Wirya NF, menyampaikan arah gerak organisasi yang dipimpinnya dalam wawancara pasca pelantikan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kakanwil KemenHAM) Jawa Barat, Hasbullah Fudail, menghadiri kegiatan dialog sekaligus kunjungan dalam Rapat Kerja...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kuningan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18, Minggu (8/2/2026). Kegiatan berlangsung di...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pendidikan Sosial dan Teknologi (BEM FPST) Universitas Muhammadiyah Kuningan menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Taman Bacaan Masyarakat...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Ciwaru, tepatnya di Kampung Pamuruyan Desa Cisereh menyebabkan material tanah menutup badan jalan dan sempat...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Perjalanan meraih mimpi tak selalu dimulai dari bakat yang langsung bersinar. Bagi Suryani Dewi Sri Asyifa, siswi kelas XII SMAN 1...

Olahraga

BANDUNG (MASS) – Persib Bandung berhasil mengamankan posisi puncak di klasemen setelah mengalahkan Maluku United dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kuningan baru saja menggelar kegiatan “Sekolah Negarawan” yang bertempat di desa Gunungkeling kecamatan Cigugur, Sabtu (7/2/2026) ini. Kegiatan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka memperkuat kemandirian dan kesejahteraan lembaga pendidikan keagamaan, Koperasi Diniyah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Kuningan resmi dikukuhkan pada...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Buntut polemik pengolahan air yang dilakukan PAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan ke luar daerah, bahkan sampai ditegur dengan SP-3 oleh BBWS...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat, PT PLN (Persero) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik terencana di beberapa...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam era digital saat ini, anak muda dituntut untuk lebih melek terhadap investasi, terutama di bidang saham, cryptocurrency (krypto), dan forex....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Dalam beberapa waktu terakhir, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Sindangagung diterpa isu tidak sedap. Pasalnya, kantor UPK Kecamatan Sindangagung dianggap vakum...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Banjir bandang melanda kawasan Kampus Pascasarjana dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon pada...