KUNINGAN (MASS) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir di Kabupaten Kuningan mencatatkan angka yang jauh dari target pada tahun 2025. Kasi Perparkiran Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, Herdiana, mengungkapkan pendapatan dari parkir tahun tersebut mencapai Rp1,214 juta. Namun, angka tersebut belum memenuhi target yang ditetapkan, yaitu sebesar Rp2 miliar.
Saat diwawancarai di kantornya, Herdiana menjelaskan meskipun pendapatan yang tercatat cukup signifikan, pihaknya masih mempertanyakan besarnya target yang dipasang. “Kami merasa target Rp 2 Miliar itu sangat besar mengingat situasi dan kondisi di lapangan. Kami tidak yakin bisa mencapainya,” tuturnya, baru-baru ini.
Herdiana juga mencatat pada tahun sebelumnya, pendapatan maksimal yang bisa diraih hanya sekitar Rp1,3 miliar. Dengan catatan ini, ia menyimpulkan pencapaian target tahun ini masih mungkin, meskipun harus lebih realistis.“Kami akan melakukan survei kembali mengenai potensi perparkiran di Kuningan,” tambahnya.
Dalam upaya meningkatkan pendapatan dari parkir, Dinas Perhubungan berencana untuk lebih memahami dan memetakan potensi yang ada. “Nanti jika berdasarkan survei kami menemukan potensi yang lebih baik, seperti Rp1,5 miliar, maka kami bisa sesuaikan target dengan lebih tepat,” paparnya.
Ia menyadari bahwa faktor-faktor tertentu dalam pengelolaan parkir perlu diperhatikan. Herdiana berharap melalui evaluasi yang lebih dalam, akan terwujud pengelolaan parkir yang lebih efektif, sehingga bisa mendongkrak PAD dari sektor ini.
“Kami ingin semua pihak memahami bahwa parkir yang terkelola dengan baik bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi daerah,” pungkasnya. (raqib)







