KUNINGAN (MASS) – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menyebabkan dahan pohon tumbang di area SD Negeri 1 Cihideunghilir, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan dahan pohon angsana di bagian depan sekolah patah dan menimpa kanopi parkiran sepeda motor milik sekolah.
“Dari laporan petugas keamanan sekolah, Pak Ade, pada Minggu sore hujan deras dan angin kencang membuat dahan pohon angsana patah hingga menimpa kanopi parkiran,” jelas Andri.
Menurut Andri, pihak sekolah pada Senin pagi ini (2/2/2026) meminta bantuan evakuasi. Menindaklanjuti laporan tersebut empat personel piket Regu 1 Damkar Kuningan diturunkan ke lokasi kejadian.
“Penanganan meliputi pemangkasan dan evakuasi dahan pohon angsana setinggi kurang lebih 10 meter yang menimpa kanopi parkiran motor sekolah. Proses penanganan kurang lebih sekitar 45 menit,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pada proses evakuasi, petugas menghadapi tantangan teknis karena harus melakukan pemangkasan secara bertahap. Anggota terlebih dahulu membersihkan dahan yang menimpa kanopi sambil menjaga keseimbangan di atas struktur kanopi, kemudian memanjat pohon untuk memangkas sisa dahan patah yang masih menggantung demi memastikan keamanan area.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, Andri menegaskan penundaan penanganan berpotensi menimbulkan kerusakan lebih parah pada struktur kanopi serta membahayakan keselamatan warga sekolah akibat sisa dahan yang berisiko jatuh sewaktu-waktu.
Sebagai langkah antisipasi, UPT Damkar Kuningan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang belakangan terjadi.
“Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada ketika dekat pohon besar atau bangunan tidak permanen saat hujan deras disertai angin kencang, dan segera melaporkan potensi pohon atau dahan rapuh kepada pihak berwenang demi mencegah kecelakaan,” pungkasnya. (didin)







