KUNINGAN (MASS) – Adalah Nisa Nurfadilah, di usianya yang masih 20 tahun dan masih menempuh pendidikan di UM Kuningan, menunjukkan bakatnya di dunia musik dangdut. Dengan latar belakang pendidikan di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, Nisa tidak hanya aktif dalam akademik, tetapi juga aktif berkegiatan di berbagai organisasi sosial dan kepemudaan di kampusnya.
Sejak kecil, Nisa telah terjun ke dunia musik dan mulai bernyanyi di acara pernikahan bersama ayahnya yang juga seorang musisi. Ayahnya memiliki grup dangdut bernama Aulia Nada, yang menjadi inspirasi Nisa untuk terus mengeksplorasi bakatnya.
“Saya mulai manggung dari kelas 3 SD dan itu menjadi bagian dari perjalanan saya di dunia musik,” tuturnya saat diwawancara kuninganmass.com Senin (2/2/2026).
Baru-baru ini, Nisa mengikuti lomba Bintang Dangdut Pasundan tingkat Provinsi Jawa Barat dan berhasil meraih Juara 2. Keberhasilan ini tidak hanya soal meraih penghargaan, tetapi juga tentang konsistensi dan dedikasi yang dia lakukan sejak kecil.
“Iya saya mengawali dari babak penyisihan dengan penuh usaha dan doa. Setiap langkah di atas panggung menjadi proses belajar yang berharga, dan alhamdulillah saya berhasil mendapat juara 2,” ungkapnya.
Nisa juga berhasil meraih penghargaan Best Kostum, berkat penampilan busananya yang menarik. Dalam kompetisi tersebut, Nisa bersaing dengan ratusan peserta dan berhasil masuk ke grand final bersama 10 finalis lainnya.
“Saya menampilkan identitas melalui busana yang akhirnya mengantarkan saya meraih penghargaan Best Kostum juga dari awal kompetisi hingga grand final,” tambahnya.
Lomba ini dihadiri oleh juri-juri ternama, termasuk artis dangdut kondang seperti Endang Kurnia, Elvi Zubay, dan Imron Sadewo. “Ini adalah pengalaman luar biasa bekerja bersamaan dengan bintang-bintang di industri musik dangdut,” tegasnya.
Saat ini, Nisa tengah fokus pada kuliah dan persiapan untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tahun ini, ia akan segera wisuda dan berencana untuk lebih menyeimbangkan antara pendidikan dan pekerjaan. “Saya ambil job di acara pernikahan saat kuliah sedang libur, jadi masih bisa balance antara kerja dan kuliah,” jelasnya.
Meski sempat vakum selama tiga tahun untuk fokus pada pendidikan, Nisa tidak kehilangan semangat untuk berpartisipasi dalam lomba. Ia terakhir mengikuti Festival Dangdut Milenial Online Nasional dan meraih posisi kedua. (raqib)







