KUNINGAN (MASS) – Di Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung, terdapat seorang penjual gado-gado legendaris yang telah berjualan selama 18 tahun. Dia adalah Sajud (78) yang tetap semangat dan kuat untuk mencari nafkah dengan berjualan gado-gado, lotek, dan sop di kios pinggir jalan.
Gado-gado dan lotek yang dijualnya terkenal dengan rasa lezat dan harga yang terjangkau. Ia menjelaskan bahwa harga untuk seporsi gado-gado atau lotek hanya Rp8.000, sementara sop sapi dibanderol dengan harga Rp10.000.
“Alhamdulillah sudah 78 tahun masih bisa jualan, disini sudah jualan selama 18 tahun, pas pertama jualan itu harga cuman 3-5 ribuan aja dan sekarang masih terjangkaulah bagi semua orang,” ungkapnya saat diwawancara kuninganmass.com Jum’at (30/1/2026).
Sajud yang lahir tahun 1947 dan telah menghabiskan 40 tahun merantau ke Jakarta sebelum kembali ke kampung halamannya di Kuningan. Dengan pengalaman yang luas di dunia kuliner, ia sebelumnya juga pernah berjualan berbagai makanan lainnya, seperti lotek, bubur, dan kopi di Ibu Kota.
Meskipun usianya tidak lagi muda, semangatnya dalam memasak dan menyajikan makanan tetap terlihat.
“Iya soalnya saya suka aja bikin lotek gini, dari pada diam aja di rumah, alhamdulillah masih suka banyak yang beli,” tambahnya.
Banyak pelanggan yang datang dari berbagai tempat hanya untuk menikmati gado-gado khas racikan Sajud. Rasa yang nikmat dan harga yang bersahabat membuatnya menjadi pilihan favorit. Tak jarang, pelanggan mengantre untuk mendapatkan porsi gado-gado atau sop sapi. (raqib)







