KUNINGAN (MASS) – Pertandingan futsal kategori Putri tingkat SLTA sederajat berlangsung dengan seru di Gedung Olahraga Ewangga Kuningan pada Selasa (20/1/2026). Dalam laga yang menegangkan ini, SMK 1 Cilimus bertanding melawan SMK Budi Bakti, dan tercipta total delapan gol dalam pertandingan ini.
Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi dari kedua tim. SMK 1 Cilimus mengenakan kostum serba berwarna pink, sedangkan SMK Budi Bakti tampil dengan kostum putih dan hitam. Sejak awal, kedua tim terlihat sangat agresif, saling jual beli serangan.
Match komisioner dari turnamen ini Ginar menyebutkan kedua tim menunjukkan potensi besar dalam kemampuan permainan para pemain wanita.
“Keduanya memiliki talenta yang baik untuk terus dibina dan dikembangkan,” ungkapnya.
Gol demi gol tercipta terus dengan intensitas tinggi dan para penonton tidak berhenti memberi dukungan kepada tim favoritnya. Meski SMK 1 Cilimus berjuang keras, mereka harus menerima kenyataan bahwa SMK Budi Bakti berhasil unggul dengan lima gol.
Sampai peluit akhir pertandingan dibunyikan, hasil akhir menunjukkan SMK Budi Bakti memimpin dengan skor 5-3. Tiga gol yang dicetak oleh SMK 1 Cilimus menunjukkan semangat juang yang tinggi, namun tidak cukup untuk menandingi ketangguhan lawan mereka.
Setelah pertandingan, banyak pengamat dan pendukung yang memberikan pujian kepada kedua tim. Mereka melihat bakat dan potensi dalam para pemain muda ini, yang dapat menjadi aset masa depan bagi olahraga di daerah tersebut.
“Banyak pemain muda yang berprestasi di sini,” kata Ginar.
Hasil ini pun menjadi motivasi bagi SMK 1 Cilimus untuk terus meningkatkan kemampuan mereka dalam pertandingan mendatang. Meskipun kalah, mereka tetap optimis dan bertekad untuk bangkit di laga-laga selanjutnya.
Dengan selesainya pertandingan ini, liga futsal Foundation tahun 2026 Kuningan semakin menunjukkan keseruannya.
“Diharapkan, lebih banyak pertandingan seru seperti ini di masa yang akan datang, agar olahraga futsal dapat semakin berkembang dan diminati oleh generasi muda baik pria maupun wanita,” pungkasnya. (raqib)











