KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan meresmikan Mushala Ar-Rahmat yang berlokasi di kompleks Gedung Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (20/1/2026). Peresmian berlangsung khidmat dan penuh makna spiritual.
Acara tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, jajaran Forkopimda, Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Kapolres, para alim ulama, ustaz dan ustazah. Turut hadir Kementerian Haji, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Rangkaian peresmian diisi dengan tausiyah oleh Syekh Akbar M Fathurahman yang menekankan pentingnya keikhlasan dalam setiap amal ibadah.
Bupati Kuningan, Dr Dian Rahmat Yanuar dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur, khususnya kepada H Eka yang telah menginisiasi pembangunan mushala tersebut. Menurutnya, peresmian Mushala Ar-Rahmat bukan sekadar meresmikan bangunan fisik, melainkan perwujudan dari niat suci, doa, dan cinta kepada Allah SWT yang diwujudkan dalam amal jariah.
“Ini bukan hanya bangunan dari batu, semen, dan besi, tetapi dibangun di atas ketulusan hati. Mushala ini menjadi simbol empati, kebersamaan, dan perhatian terhadap tanah kelahiran,” ujar Dian.
Dian menceritakan, gagasan pembangunan mushala bermula dari kepedulian H Eka saat melaksanakan salat di Pendopo Kabupaten Kuningan dan melihat keterbatasan akses tempat ibadah. Dengan penuh kerendahan hati, H Eka menyampaikan niatnya untuk membangun mushala yang lebih layak dan mudah diakses oleh masyarakat.
“Awalnya saya mengira mushalanya sederhana, namun dalam waktu beberapa bulan saya menerima desain bangunan yang luar biasa indah. Bahkan menyerupai masjid,” ungkapnya.
Bupati juga mengungkapkan H Eka dikenal sebagai sosok dermawan yang selama ini banyak berbuat kebaikan secara senyap, mulai dari membantu pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu).
“Ini bukan riya. Ini inspirasi. Amal yang paling tinggi nilainya justru sering dilakukan dalam diam,” tuturnya.
Nama Mushala Ar-Rahmat dipilih setelah melalui diskusi dengan para ulama dan tokoh agama di Kabupaten Kuningan. Menurut Dian, pembangunan tidak hanya sebatas infrastruktur fisik, tetapi juga harus menghadirkan ruang-ruang spiritual yang dapat mengingatkan manusia akan jati dirinya sebagai hamba Allah.
Peresmian mushala tersebut juga bertepatan dengan hari ulang tahun ke-58 Bupati Kuningan. Ia berharap keberadaan Mushala Ar-Rahmat dapat menjadi pengingat bagi dirinya dan seluruh aparatur pemerintah agar setiap kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat selalu dilandasi nilai-nilai spiritual dan moral.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kuningan, kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pak Haji Eka dan seluruh panitia. Semoga mushala ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga tempat memperbaiki diri, memperhalus akhlak, memperkuat ukhuwah, dan menumbuhkan kasih sayang,” tutupnya. (didin)











