Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politik

Nuzul: Money Politik Ibarat Kentut, Ada Tapi Susah Dibuktikan

KUNINGAN (MASS) – Money Politic Ibarat kentut, ada tapi susah dibuktikan. Hal itulah yang sempat diutarakan sekertaris DPC PDIP Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy SE, saat membahas pelaksanaan Pemilu tahun 2024.

Menurutnya, Pemilu serentak kali ini fenomenal. Bahkan, Zul mengutip istilah yang sudah menyebar, Pemilu ini dianggap brutal. Nuzul, mengatakan hal itu dalam Podcast Kuningan Mass, Senin (18/3/2024) malam.

Pada Kuningan Mass, Zul mengaku meski perolehan suara partainya masih menjadi pemenang untuk yang ketiga kalinya, hattrick, tapi keluhan money politik dirasakan banyak pihak. Termasuk dari kolega sesama dewan.

“Betul yang saya bilang, untuk membuktikan kecurangan money politik itu agak sulit. Dengan adanya viral segala macem, saya yakin orang percaya itu ada. Cuman (sulit) pembuktiannya di mata hukum,” kata Zul.

Ia mencontohkan, banyak diantara kasus money politik yang mencuatpun tidak bisa ditindak secara hukum. Biasanya, karena penerima uang atau pemberi tidak mau bersaksi di mata hukum.

“(Ada yang bilang percuma ada Bawaslu, setuju tidak?) Ada masyarakat sipil yang punya pandangan seperti itu, nyatanya apakah kita tidak melihat ada cerita-cerita uang berseliweran di malam hari H? Bawaslu kan defensif, hanya menerima laporan. Harusnya memonitor, tidak hanya menerima laporan,” kata Zul.

Meski ada yang bilang Pemilu yang sangat brutal, lanjut Zul, ia masih bersukur warga Kuningan sudah melaksanakan Pemilu dengan baik.

“Saya harus jujur mengatakan, orang boleh tidak percaya, di belantara serangan fajar, maghrib isya, tidak sedikitpun saya melakukan itu (politic uang). Saya melakukan pembinaan konstituen. Bisa ditanya (ke pemilih),” ungkapnya bersyukur terpilih kembali.

Apalagi, pembinaan yang dilakukan Zul memang sudah lama. Ia duduk di kursi dewan sudah 4 periode. Selain terus membina konstituen, ia juga mengaku terus membangun kemistri ke masyarakat.

Dari target 6500 suara, Zul meraup lebih dari 5000an suara. Hasil itu, disyukurinya karena artinya terus meningkat dari awal mencalonkan diri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Itu perolehan pribadi, masih sangat bersyukur kepada warga Kuningan yang masih memberikan kepercayaan kepada PDI Perjuangan. Meski tidak naik kursinya, tapi secara perolehan suara, naik. Itulah konsekuensi saint league. Ada beberapa dapil yang suaranya tidak terkonversi jadi kursi, Dapil 1, 2, 4, sisa suara kita banyak,” kata Zul.

Soal Pemilu, Zul mengaku tahun 2024 ini memiliki kesulitan di masyarakat. Apalagi dengan surat suara yang banyak, dan ukurannya besar.

“Kemudian, ada semacam gerakan, yang penting (nyoblos) Pilpresnya,” sebutnya mengungkap kenapa Pileg banyak suara yang tidak digunakan dibanding Pilpres.

Disinggung soal Pilpres yang merembet ke isu Hak Angket, Zul menjawabnya dengan runut, terutama soal dugaan kecuranga Pemilu. Bahkan, sekarang sudah ada yang bergerak demo ke KPU RI.

Namun secara formal, Zul menyebut ada 2 kanal yang bisa ditempuh untuk membuktikan dugaan kecurangan massif tersebut. Pertama jalur Mahkamah Konstitusi.

“MK, baik pihak 01 atau 03 nampaknya akan membuka kanal ini. Dengan segala (bukti dan saksi) yang mereka miliki,” sehut Zul.

Lalu, kanal lainnya adalah lewat DPR RI, dengan mengajukan Hak Angket.

“Kalo saya sebagai anggota dewan saya mengharapkan Hak Angket bisa diajukan, karena ini konstitusional, kami dari PDIP mendukung supaya terbuka. Karena kalo (jalur) MK saja, betul kita harus hormati, tapi kan kita tahu kemarin putusan 90 (sangat kontroversi),” terangnya.

Jalur MK, kata Zul, biasanya hanya sengketa perhitungan suara. Namun kalo di Angket itu bisa membuka dugaan lebih jauh, seperti bagaimana peran aparatur, atau dugaan lainnya. (eki/deden)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement

Berita Terbaru

You May Also Like

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Al Mukhlisin, Dusun 1 Buniaga, Desa Buniasih, Kecamatan Maleber, berlangsung khidmat dan nampak...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si bersama jajaran Forkopimda, nampak tak mau ketinggalan momen Lebaran dengan ikut Festival...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Suasana khidmat bercampur antusiasme warga menyelimuti Dusun Gunung Jawa, Desa Karangkancana, Kecamatan Karangkancana. Dimana puluhan cahaya dari pawai obor menyemarakkan malam...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Puluhan warga Perumahan Graha Alana Kelurahan Kuningan Kecamatan Kuningan, nampak antusias menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Dimana, sebagai bagian...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kabar tak menyenangkan justru datang dari warga Desa Baok Kecamatan Ciwaru. Pasalnya, rumah Didi,...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum istimewa bagi Pondok Pesantren Al-Multazam bersama ULZ Al-Multazam Peduli untuk menghadirkan beragam program yang tidak hanya...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Kebijakan penetapan lebaran atau satu Syawal 1447 H antara Muhammadiyah dan pemerintah (Kementerian Agama) berbeda tahun ini, sehingga hari raya Idul...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Tradisi mudik ke kampung halaman kembali terasa di Kabupaten Kuningan. Sejumlah perantau dari Jakarta, Jogja, dan daerah lain mulai berdatangan untuk...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah laporan langkanya stok gas LPG, terutama ukuran 3 kg atau yang kerap disebut tabung gas melon, datang dari beberapa wilayah...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Suasana malam terakhir bulan Ramadan di Desa Cinagara, Kecamatan Lebakwangi, berlangsung meriah. Warga, khususnya para pemuda yang biasa membangunkan sahur, menggelar...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Perumahan Graha Alana yang berada Kelurahan Kuningan, menyalurkan hasil zakat fitrah di penghujung bulan Ramadhan, Kamis (19/3/2025) siang. Dari penghimpunan yang...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ratusan warga Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru, mendatangi Kantor Cabang PLN Kuningan, Kamis (19/3/2026) malam untuk melakukan aksi demonstrasi. Aksi ini dipicu...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Desa Langseb Kecamatan Lebakwangi menunjukkan rasa saling peduli sesama. Dimana, Gerakan Nanggerang Bersatu (GNB) kembali menggelar kegiatan santunan sosial sebagai bentuk...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Sebagai bagian dari ikhtiar menebar kebermanfaatan di bulan suci Ramadhan, Pondok Pesantren Al-Multazam bersama ULZ Al-Multazam Peduli menyalurkan lebih dari 500...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kado terindah di penghujung Ramadhan bagi Universitas Kuningan (Uniku) datang dari program studi (Prodi) pendidikan bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Lebaran, pusat perbelanjaan di Kecamatan Kuningan ramai dikunjungi warga, terutama pemudik yang pulang dari perantauan. Camat Kuningan, Deni Hamdani SE...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Meski pemerintah belum memastikan, Muhammadiyah lebih dulu memutuskan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1.447 H jatuh pada hari Jumat (20/3/2026) besok....

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di kawasan lampu merah Oleced, Selasa (17/3/2026)...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Menjelang Lebaran, H-1 Hari Raya Idul Fitri 1.447 H, harga kebutuhan pokok di pasaran terpantau naik, Kamis (19/3/2026). Yang cukup menonjol,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 20 anak yatim binaan Rumah Bunda Mulia (RBM) Kuningan mendapatkan pengalaman berbelanja yang berkesan pada Rabu (18/3/2026). Melalui program kolaborasi...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Komunitas motor Blackhorse Mc Kuningan menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan santunan bagi masyarakat di Kuningan, Selasa (18/3/2026). Sebanyak 120 anak...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Meski baru dilantik, Pimpinan Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PW PRIMA DMI) Jawa Barat tak canggung segera bergerak di...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Polres Kuningan berhasil mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kabupaten Kuningan pada awal Maret 2026. Kapolres...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, yang kemudian diperbarui dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024 ( revisi kedua UU...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Tugu Angklung yang dibangun tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) resmi berdiri dan diresmikan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kabar membanggakan datang dari Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan). Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) berhasil meraih Akreditasi Unggul,...