Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Village

30 Anak Yatim Piatu Disantuni

SINDANGAGUNG (MASS) – Sebanyak 30 anak yatim piatu Desa Kertaungaran Sindangagung mendapat santunan. Santunan itu diberikan pada acara tabligh akbar dalam memperingati HUT RI ke 74, Sabtu (24/8/2019) di halaman Kantor kepala desa Kertaungaran.

Acara tabligh akbar yang diisi oleh Habib Rifki Alaydrus diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kertaungaran, BPD dan Karang Taruna yang bekerja sama dengan Forum Komunikasi Karya Muda Indonesia (FKKMI) dan Majelis Hikmatul Musthofa Kabupaten Kuningan.

Tabligh akbar dengan tema partisipasi politik dan kepemimpinan pemuda itu bertujuan untuk pemuda-pemudi memiliki semangat yang tinggi untuk tetap menjaga keutuhan bangsa NKRI dalam rangka HUT RI ke-74.

Pada kesempatan itu, turut hadir Bupati Kuningan yang diwakili oleh Kabag Kesra Toni Kusmanto MSi, Camat Sindangagung R Iman Reapdiantoro MSi, PJ Kepala Desa Kertaungaran Suryana SIP, Ketua MUI desa Kyai Toyib, Ketua DKM Kyai Abdul Kholis, Polsek Sindangagung yang diwakili Babinmas, dan Banser.

“Atas nama pemerintahan desa mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terkait atas terselenggaranya kegiatan ini. Mudah-mudahan mendapatkan keberkahan dan mohon maaf kepada tamu undangan mungkin tempat dan jamuan kurang berkenan,” ucap PJ Kepala Desa Kertaungaran Suryana SIP sekaligus ketua pelaksana.

Camat Sindangagung R Iman Reapdiantoro MSi menambahkan, dalam rangka tasyakur bin nikmah memperingati kemerdekaan RI ke 74, ia merasa bersyukur karena hampir setiap desa di Kecamatan Sindangagung mengadakan kegiatan keagamaan.

“Kita sudah jauh dari penjajah asing. Tapi ada penjajah baru seperti teknologi bahkan yang paling berbahaya yaitu narkotika. Untuk menghindari penjajahan yang akan menghancurkan tunas-tunas bangsa itu, mari kita tingkatkan ilmu-ilmu agama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan yang diwakili Kabag Kesra Toni Kusmanto MSi berharap, dengan acara tabligh akbar bisa menjadi pembelajaran yang baik bagi masyarakat Kertaungaran untuk bisa membangun dan mengembangkan potensi yang dimiliki pemuda, karena pemuda memiliki kekuatan.

“Energi positif yang dimiliki pemuda harus diarahkan ke arah positif jangan sampai ke arah negatif. Teknologi boleh digunakan tapi harus dikendalikan. Karena jika tidak, maka akan menghancurkan,” jelasnya. (ali)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Religious

KUNINGAN (MASS) – Para pemuda di Desa Caracas Kecamatan CIlimus yang tergabung dalam komunitas Sapu Jagat (Santunan Yatim dan Peduli Umat) menggelar kemah ceria,...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah komunitas relawan Anies di Kabupaten Kuningan, berkumpul dan menggelar tasyakur purna tugasnya Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Minggu...

Religious

KUNINGAN (MASS) – Majelis Taklim Al-Huda Dusun Puhun Desa/Kecamatan Subang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad 1444 H dengan meriah dan semarak, Sabtu (8/10/2022) kemarin....

Anything

KUNINGAN (MASS) – Menyambut bulan kemerdekaan ini, berbagai cara dilakukan oleh seluruh elemen untuk merayakannya. Pun begitu dengan Karang Taruna Panca Jaya Manunggal Desa...

Advertisement