Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Sport

16 Tim Berlaga di Turnamen Bola Voli Semi Open Kompak Cup ke-XI

LURAGUNG (MASS)-  Turnamen bola voli semi open Kompak Cup ke-XI Tahun 2021 dibuka oleh Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda. Even tahunan ini dihelat di Dusun Palembang Desa Cirahayu Kecamatan Luragung pada Minggu (10/10/2021).

Ketua Panitia pelaksana Doni menyampaikan, turnamen ini dilaksanakan untuk memeriahkan pernikahan Sertu Dadan Ali Amdan dan Meida Purnama Wulandari yang merupakan warga setempat.

 Adapun tujuan lain diselenggrakannya event tersebut, sambungnya, untuk mempererat silaturahmi antara official, dan para pemain, sekaligus pencarian bibit-bibit atlet bola voli di Kabupaten Kuningan.

“Alhamdulillah, turnamen ini dapat terselenggara pada hari ini. Rencananya turnamen ini dilaksanakan pada bulan Maret, namun karena situasi masih dalam pembatasan, jadi baru bisa terselengara sekarang,” tutur Doni.

Doni menyebutkan, turnamen tersebut diikuti 16 tim dari desa-desa di Kabupaten Kuningan.  Untuk laga pembuka, tim dari Desa Ciwaru melawan tim dari Desa Jalaksana.

“Saya selaku ketua panitia berharap, melalui turnamen ini, dapat menjadi hiburan bagi masyarakat yang sudah lama rindu menyaksikan pertandingan demi pertandingan voli di desa kami. Karena olahraga bola voli, merupakan salah satu olahraga yang diminati masyarakat,”  katanya.

Hadir dalam pembukaan turnamen tersebut, Kepala Desa Cirahuyu beserta jajaran perangkat, babinsa dan babinkamtibmas, serta masyarakat setempat

Sementara itu,Wabup Edo mengatakan, sebuah kompetisi sangat dibutuhkan bagi para atlet untuk meningkatkan daya saingnya dikancah dunia olahraga. Karena kompetisi merupakan bagian dari proses untuk mencetak seorang atlet atau tim memilki skill, strategi, dan mental saat bertanding..

Dikatakan, selain daya saing, atlet juga harus memilki jiwa sportifitas yang tinggi dalam setiap pertandingan. Karena, menurutnya, atlet sejati adalah yang mampu memenangkan pertandingan secara sportif atau menerima kekalahan dengan lapang dada.

 Lebih lanjut dikatakan, sportifitas menjadi syarat mutlak untuk menjadi pemenang yang sejati. Untuk menjadi juara harus melewati dengan cara yang baik dan juga sesuai dengan aturan.

“Saya yakin semuanya bermain secara sportif, yang menang bukan berarti yang terbaik dan yang kalah bukan berarti yang terburuk, hakekatnya turnamen ini adalah media silaturahmi,” ucapnya. (agus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

PAM

PD

Bank Kuningan

PKB

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS)- Warga  Kecamatan Ciawigebang dibuat panik pada Jumat  (22/10/2021) pagi. Pasalnya, mereka mendapatkan pesan melalui whatsapp yang berisi adanya acaman bom di semua...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Festival yang digelar Disporapar dalam rangka peringatan Hari Pariwisata Dunia, dinilai salah lokasi. Hal itu disampaikan warga Kecamatan Subang, Nurkholik. Kholik...

Inspiration

KUNINGAN (MASS) – Selagi masih menyandang mahasiswa, berwirausaha lebih banyak jalan. Hal itulah yang tersirat saat Tasya Komarasari, perempuan cantik asal Desa Pagundan Kecamatan...

Anything

KUNINGAN (MASS)- Sahabat Ganjar DPC Kuningan terus genjar  memperkenalkan Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden RI 2024 kepada masyarakat luas. Kali ini para supir angkot...

Advertisement