Kisah Supir Angdes Jadi Kades yang Kini Dimusuhi Perangkat Desa

KUNINGAN (MASS) – Rona bahagia terpancar dari wajahnya. Beberapa kali ia tampak berncanda dengan sesama kepala desa yang akan dilantik untuk menghilangkan ketegangan.

Dia adalah Irin Ismail Kades Subang Kecamatan Subang. Sedikit yang mengetahui kalau kades yang terpilih menyisihkan dua calon tadi itu adalah supir angdes Subang-Pasar Baru.

Kalau sudah menjadi guratan takdir tak seorang pun melarang. Begitu juga yang terjadi dengan suami dari Yoyoh itu. Ia ikut mencalonkan dan pada tanggal 8 Agustus terpilih dengan perolehan suara 1.200.

Kemenangan ini sedikit mengagetkan karena ada salah satu calon yang dianggap lebih kuat. Namun, ternyata masyarakat lebih mengetahui mana yang terbaik untuk memimpin desanya.

Namun sayangnya meski ia dipilih oleh warga tapi ternyata kemenangan seperti tidak didukung oleh perangkat desa. Sebagai bukti pada saat pelantikan tidak ada satu pun perangkat desa yang hadir.

Mereka tidak hadir dengan berbagai alasan. Hal ini tentu sangat menyedihkan karena untuk memimpin Subang  harus ada dukungan dari perangkat, selain itu  dari warga.

“Saya kesini total enam mobil tapi satu mobil isinya dua orang,” ujar Irin dengan senyuman kecut.

Pria yang berusia 40 tahun itu didampingi Iyan yang selalu mensuportnya. Meski tidak disuport oleh perangkat desa ia berjanji akan memimpin desa dengan baik.

“Insya Allah masalah ini akan segera dibereskan dan yakin akan selesai. Semoga semua sadar dan memiliki satu tekad memajukan desa,” tandasnya.

Irin mengakui, profesi sehari-harinya adalah supir angdes. Meski menjadi supir angdes Irin ingin memajukan desa sehingga nekad mendaftarkan diri dan ternyata berhasil terpilih.

Masih ditempat yang sama Iyan yang merupakan Pimpinan Padepokan Cipta Wening membenarkan bahwa tidak ada perangkat desa yang hadir dalam pelantikan Kades Subang. Padahal sudah jelas ada undangannya.

“Pa Irin itu tidak didukung oleh mereka karena ada jagoannnya kalah. Sampai kapan pun saya akan dukung Pak Irin karena ini hasil pilihan warga,” ucap Iyan yang dulu dikenal sebagai orator ketika terjadi aksi demo di Kuningan itu. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com