Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Potret produksi di Rumah Gemblong Cisantana. (Foto: istimewa)

Bisnis

UMKM Ini Produksi Gemblong Dua Rasa, Jadi Makanan Khas Dari Kaki Gunung Ciremai!

KUNINGAN (MASS) – Desa Cisantana, yang terletak di lereng Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dikenal sebagai desa yang kaya akan budaya lokal dan potensi ekonomi kreatif. Salah satu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menonjol di desa ini adalah Rumah Gemblong. Usaha kuliner tradisional ini telah beroperasi selama lebih dari dua dekade dan berperan penting dalam mempertahankan eksistensi makanan khas Sunda.

Rumah Gemblong memproduksi cemilan tradisional yang dikenal sebagai gemblong, yang terbuat dari bahan dasar ubi dan singkong. Didirikan oleh sebuah keluarga, usaha ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kuliner lokal yang mulai terlupakan. Dengan kualitas rasa yang konsisten dan pengelolaan yang teliti, Rumah Gemblong kini telah dikenal luas ke luar daerah.

Yang unik disini cemilan gemblong yang di produksi dengan dua varian rasa yang menggugah selera. Pertama, ada Gemblong Manis yang dilapisi gula merah cair yang legit dan beraroma khas. Kedua, Gemblong Asin yang memiliki cita rasa gurih, dibalut kelapa parut berbumbu. Kedua varian ini menjadi favorit masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.

Bahan baku untuk produk ini berasal dari pertanian lokal, seperti ubi dan singkong, yang diolah dengan cara tradisional namun tetap mengedepankan kebersihan dan higienitas. Proses produksi dilakukan secara gotong royong oleh ibu-ibu setempat, yang tidak hanya membantu dalam pembuatan gemblong, tetapi juga menciptakan ikatan sosial yang kuat di antara mereka. Setiap harinya, Rumah Gemblong mampu memproduksi sekitar satu kintal gemblong.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lebih dari sekadar unit produksi makanan, Rumah Gemblong berperan sebagai pendorong ekonomi kerakyatan. Dengan melibatkan warga sekitar, terutama perempuan, usaha ini membuka lapangan pekerjaan dan membantu menciptakan kemandirian ekonomi di masyarakat desa. Selain itu, Rumah Gemblong juga berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan kuliner tradisional di tengah arus modernisasi yang kian pesat.

Namun, perjalanan Rumah Gemblong tidak terlepas dari berbagai tantangan. Salah satunya adalah pemasaran yang terbatas secara digital, sehingga jangkauan produk masih sempit. Selain itu, pengemasan produk yang masih sederhana belum mampu menarik perhatian konsumen. Keterbatasan akses permodalan juga menjadi hambatan untuk ekspansi usaha atau peningkatan fasilitas produksi.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Rumah Gemblong memiliki harapan dan rencana pengembangan ke depan. Beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan antara lain peningkatan branding dan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace. Selain itu, bantuan dalam desain kemasan yang modern namun tetap mempertahankan unsur tradisional juga sangat dibutuhkan.

Pemilik Rumah Gemblong menyebutkan usaha ini terinspirasi dari orang tuanya yang dahulu suka membuat cemilan Gemblong, akhirnya ini bisa berkembang dan berdampak bagi warga sekitar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Dulu saya hanya ingin melestarikan cemilan tradisional yang biasa dibuat orang tua. Alhamdulillah, sekarang gemblong ini bisa jadi sumber penghasilan bagi keluarga dan ibu-ibu di sekitar desa cisantana khususnya dusun Ciputri. Selama masih ada yang suka, saya akan terus buat gemblong ini dengan cara tradisional,” tutur Yani, Pemilik Rumah Gemblong, baru-baru ini.

Rumah Gemblong merupakan contoh konkret UMKM desa yang mampu menghidupkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Melalui pemanfaatan bahan alami, resep warisan, dan semangat gotong royong, usaha ini membuktikan bahwa kuliner tradisional bisa tetap eksis sambil memperkuat ekonomi masyarakat dari akar rumput. Dengan dukungan yang tepat, Rumah Gemblong berpotensi untuk menjadi ikon kuliner tradisional yang bisa menasional. (raqib/mgg)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Jika sebelumnya profesi petani tak dijamin asuransi secara khusus, kini sebanyak 40.000 petani di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat ditargetkan memperoleh...

Inspirasi

KUNINGAN (MASS) – Suasana penuh khidmat menyelimuti lingkungan Ponpes Terpadu Al-Multazam ketika Kepala Lembaga Tahfidz Al-Qur’an, Ust. Misbahudin, menuntaskan tasmi’ Al-Qur’an 30 juz, Kamis...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat, Koramil 1505/Ciwaru melalui Babinsa Desa Citikur menggelar kegiatan karya bakti, Kamis (26/2/2026) pagi. Kegiatan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Tak sedikit Kepala desa di Kabupaten Kuningan mengeluhkan pemotongan dana desa (DD) yang sebelumnya bisa mencapai satu miliar per desa, kini...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Petugas UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan bergelut selama kurang lebih 45 menit untuk mengevakuasi seekor ular jenis sanca yang ditemukan di...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Pada Pelantikan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kuningan periode 2025-2030 yang berlangsung di Pendopo Kuningan, Rabu...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Setelah acara Rakor percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Pemda Kuningan, Rabu (25/2/2026), Letkol Hafda Prima Agung, Dandim 0615/Kuningan,...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kuningan periode 2025-2030 resmi dilantik di Pendopo Kuningan, Rabu (25/2/2026) sore....

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Kabupaten Kuningan melakukan audiensi resmi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan baru-baru...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy SE sangat menyesalkan terhadap tata kelola Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Kuningan. Pasalnya, berbagai kasus...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Program Makan Bergizi (MBG) dirancang untuk menjamin pemenuhan standar gizi, kualitas bahan makanan, serta pengelolaan anggaran yang efisien sesuai dengan petunjuk...

Nasional

JAKARTA (MASS) – Anggaran bahan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan bukan sebesar Rp15.000 per porsi. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan, alokasi...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Meski baru dilaksanakan 3 kali hingga Rabu (25/2/2026) kemarin, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI (Diskon Ramadan Hemat Tahan...

Mojang

KUNINGAN (MASS) – Aal Lutfiyyaah Aulia mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Terbuka yang masih semester dua ini dikenal aktif di berbagai kegiatan luar...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyampaikan target beroperasinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dipatok pada bulan Agustus mendatang. Hal itu disampaikan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Olahraga Bola Basket di Kabupaten Kuningan akhir- akhir ini mulai menunjukkan perkembangan yang positif, walaupun masih menghadapi beberapa tantangan yang harus...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Dalam Al Qur’an pada surat Al Baqarah ayat 183 telah dijelaskan bahwa tujuan utama diperintahkannya puasa adalah terbentuk pribadi muslim yang...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Dalam klarifikasi soal Jumatan di Musala Ar Rahmat Pendopo Kuningan, nampak hadir Kepala Kementerian Agama H Ahmad Handiman Romdony, yang dipinta...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Di dunia perkuliahan kita tidak asing dengan yang namanya beasiswa, beasiswa sendiri adalah program bantuan biaya pendidikan untuk pelajar maupun mahasiswa...

Religi

KUNINGAN (MASS) – Rumah Yatim Himmatul Ummah kembali menghadirkan program rutin tahunan Kado Lebaran untuk Yatim & Dhuafa. Program ini diinisaisi lagi untuk menebar...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Menekan potensi adanya mafia tanah, kini warga bisa melihat langsung kondisi bidang tanah masing-masing apakah sudah tersertifikat atau masih dalam proses...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Human Initiative Indonesia mengirimkan tiga dai dalam program Safari Dakwah Internasional Ramadhan 1447 H/2026 M ke sejumlah negara di Eropa dan...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Pendidikan bukan hanya tentang sistem, pendidikan tidak hanya dilihat dari angka-angka nilai, tapi pendidikan yang sebenarnya adalah proses dalam mengembangkan potensi...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi dinamika kasus penyadapan pinus illegal di Taman Nasional Gunung Ciremai. Bahwa dalam ilmu hukum ada asas Lex specialis derogat legi...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Tim kebanggaan warga Kuningan Pesik Kuningan, terus mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Nasional. Dalam wawancara kuninganmass.com, Head Coach Pesik Dian Okta...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Pelaku pembobolan toko di wilayah Kabupaten Kuningan berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polres Kuningan. Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP...