KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 444 jemaah haji Kloter 8 KJT asal Kabupaten Kuningan tiba kembali di Kuningan dan disambut haru oleh keluarga, kerabat, serta masyarakat di Kompleks Kuningan Islamic Center (KIC), Minggu (7/6/2026) sore.
Rombongan jemaah yang pulang menggunakan bus itu kembali dengan selamat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, bersama Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani.
Sebelum para jemaah turun dari bus, Bupati Dian menyampaikan ucapan selamat datang dan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat.
“Kami mengucapkan wilujeng sumping, selamat datang kembali di tanah kelahiran tercinta. Alhamdulillah Bapak dan Ibu telah menunaikan ibadah haji dan kembali dalam keadaan sehat. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur serta hajjah yang mabruroh,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ucapan terima kasih diberikan kepada panitia penyelenggara, petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD), dokter, perawat, Kementerian Agama, para pembimbing KBIHU, serta seluruh unsur yang telah mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Bupati Dian turut mengapresiasi kekompakan para jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Saya mendapat laporan dari pimpinan kloter bahwa para jamaah Kabupaten Kuningan menunjukkan kebersamaan, saling membantu, saling peduli, dan menjaga nama baik daerah. Untuk itu saya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah menjadi bagian dari keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan menjaga kemabruran haji setelah kembali ke tengah masyarakat merupakan amanah yang tidak ringan.
“Sepulang dari Tanah Suci, Bapak dan Ibu akan menjadi panutan di lingkungan masing-masing. Mempertahankan haji mabrur jauh lebih berat daripada pelaksanaannya,” ucapnya.
Bupati berharap nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian yang diperoleh selama berhaji dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. (didin)