CIAWIGEBANG – Untuk menumbuhkan kesadaran bela negara, cinta tanah air dan berbangsa-bangsa sejak dini, Danramil 1509/Ciawigebang, Kapten Inf Suherdi, turun langsung menjadi pemberi materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di halaman SDN Padarama, Kecamatan Ciawigebang, Rabu (26/8/2026) kemarin.
Dalam kegiatan tersebut, Kapten Inf Suherdi memberi pengarahan tentang pentingnya memahami apa itu Wawasan Kebangsaan dan makna Bela Negara bagi setiap warga negara—terutama ditanamkan sejak usia dini.
“Bela negara bukan berarti harus memegang senjata dan berperang saja. Bela negara itu dimulai dari hal‑hal yang sederhana namun sungguh‑sungguh: mencintai budaya sendiri, menghormati perbedaan, menjaga ketertiban, belajar dengan tekun, menjaga nama baik bangsa, serta taat pada aturan dan hukum yang berlaku,” ujar Kapten Suherdi di hadapan para siswa beserta guru‑guru SDN Padarama.
Ia juga menjelaskan, Indonesia adalah negara yang sangat luas, kaya raya, serta terdiri dari ribuan puluh ribu puluh ribu pulau dan beragam suku bangsa. Keberagaman inilah yang menjadi kekuatan terbesar selama bangsa Indonesia tetap bersatu, saling menghormati, dan menjaga persaudaraan.
“Kita berbeda suku, agama, kebiasaan, namun kita semua satu: sama‑sama anak bangsa Indonesia, satu tanah air, satu bendera, satu bahasa persatuan. Jagalah persatuan ini baik‑baik, karena itulah kunci kekuatan kita,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat, penuh perhatian serta antusiasme yang luar biasa dari para siswa maupun pendidik di lingkungan SDN Padarama. (eki)