Tembus Juara II Nasional, Tiga Mahasiswi UNISA Kuningan Buktikan Kemampuan Syarhil Quran

KUNINGAN (MASS) – Kemampuan memahami dan menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an menjadi modal penting bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal itu dibuktikan tiga mahasiswi Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan yang berhasil menembus persaingan Musabaqah Syarhil Quran (MSQ) tingkat nasional dalam ajang Semarak Seni Qur’ani 2026 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Ketiga mahasiswi itu adalah Alyza Nor Hafsiyah, Fatimah Sopy Saidatul Mar’ah, dan Risma Amelia. Mereka tidak hanya berhasil melewati tahapan seleksi, tetapi juga menunjukkan kemampuan hingga babak grand final yang berlangsung Kamis (5/11/2026). Dari kompetisi tersebut, tim UNISA Kuningan berhasil membawa pulang gelar juara II.

Perjalanan menuju podium juara bukan perkara mudah. Kompetisi yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) HTQ UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon itu mempertemukan peserta dari berbagai daerah, mulai dari Karawang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Majalengka, Cirebon, Kuningan, Ciamis, hingga Tasikmalaya.

Seluruh peserta harus melewati seleksi awal secara daring. Dari puluhan peserta yang berkompetisi, hanya 13 peserta yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya. Persaingan kemudian semakin mengerucut hingga menyisakan empat peserta terbaik di babak grand final.

Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam UNISA Kuningan, O Rahmat Hidayat MAg, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih ketiga mahasiswinya tersebut.

“Alhamdulillah, mahasiswa kami berhasil meraih juara kedua dalam lomba Musabaqah Syarhil Quran. Ketiganya merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam,” ungkap Pak O sapaan akrabnya, Sabtu (7/11/2026).

Menurut Pak O, keberhasilan itu menunjukkan mahasiswa PAI tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi keagamaan dan tampil berkompetisi di tingkat nasional.

Ia menilai, ajang MSQ menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan memahami kandungan Al-Qur’an sekaligus menyampaikan pesan-pesannya kepada masyarakat.

Apalagi, Program Studi PAI UNISA Kuningan saat ini telah mengantongi akreditasi Unggul. Capaian tersebut diharapkan sejalan dengan peningkatan kualitas mahasiswa, baik dari sisi akademik, keterampilan, maupun prestasi di luar ruang perkuliahan.

Ia berharap keberhasilan Alyza, Fatimah, dan Risma dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar tidak ragu mengembangkan kemampuan dan mengambil bagian dalam berbagai kompetisi.

“Harapannya, prestasi ini bisa dipertahankan dan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk ikut berkompetisi, terutama dalam perlombaan yang berkaitan dengan Al-Qur’an,” pungkasnya. (didin)