Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Mantan Ketua PGRI Kuningan, H Dedi Supardi MPd (kiri). (foto: dok. Poltekes KMC)

Netizen Mass

Teknologi Makin Hebat, Tapi Prihatin Ada Anak Setingkat SLTP Tak Bisa Baca Tulis

KUNINGAN (MASS) – Baru-baru ini kita sering menyaksikan di medsos, tentang tes kepada siswa-siswa kita. Anak setingkat SLTP tidak bisa baca tulis, anak-anak setingkat SLTA tidak tahu 2 tahun berapa bulan, tidak tahu 3 X 4, dan perkalian-perkalian. Bahkan jual krupuk harga lima belas ribu, dibeli dua, tidak tahu pengembaliannya berapa.

Diminta menyanyikan lagu wajib tidak ada yang bisa, baca Quran tidak bisa, apalagi nama-nama negara dan lain-lain.

Sungguh ironis memang di zaman teknologi yang semakin hebat, zaman semuanya dipermudah zaman informasi yang mudah di akses, siswa-siswa kita lemah dalam pengetahuan dasar.

Menurut masyarakat pada umumnya menilai bahwa mutu pendidikan makin menurun. Memang susah mengukur mutu pendidikan itu. Dari nilai siswa tidak bisa, dari serapan lulusan juga tidak bisa. Sering pemerintah mengukur dari administrasi itupun tidak bisa jadi ukuran. Diukur dengan 8 standar pendidikan berdasarkan PP No 57 tahun 2021, juga tidak akurat.

Contohnya guru, sekarang guru sudah punya status professional. Secara formal mereka sudah S1 semua, sudah punya sertifikat pendidik, sudah punya tunjangan profesi dan sudah menguasai empat kompetensi pendidik. Seharusnya sudah ahli dan mendongkrak kwalitas proses belajar.

Coba kita amati sekolah-sekolah pendidikan dasar, SD/ MI sd SMP/MTs, bagaimana proses belajarnya? Saya tidak berani mengevaluasi atau menilai, karena ini sudah dianggap baik oleh mereka. Setiap ganti kurikulum, pelatihan-pelatihan, kumpul-kumpul sosialisasi dan mereka selalu mengatakan sekarang lebih baik dan seterusnya begitu.

Saya hanya berani menyarankan sederhanakan saja. Kalau dulu jargon di SD itu CALISTUNG (baca tulis dan hitung), anak SD cukup kuasai tiga itu saja. Nanti dalam membaca anak bisa mendongeng, bisa cerita dan lain lain, dalam menulis anak bisa mengarang dan lain lain, dalam berhitung anak menguasai perkalian, atau istilahnya raraban.

Pendidikan dasar harus menguasai materi-materi dasar, kita terjemahkan Taksonomi Bloom, yang disusun oleh Benjamin Bloom tahun 1956,  atau kita suka menyebutnya tiga ranah pendidikan.

  1. Satu domain Cognitif, aspek tentang pengetahuan
  2. Dua domain Afektif, aspek yang menekankan perasaan dan emosi, sikap dan minat
  3. Tiga domain Psikomotorik, aspek yang menekankan sikap motorik, olahraga, menulis dan lain lain

Urut ketiga domain ini, mana yang seharusnya untuk porsi pendidikan dasar. Kalau kita sudah benar mengurut ini dari pendidikan dasar sampai perguruan tinggi dengan benar dan profesional, maka akan terwujud tujuan pendidikan nasional yang diatur dalam UU SIDIKNAS No 20  tahun 2003.***

Penulis : H Dedi Supardi MPd (Mantan Ketua PGRI Kuningan/Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Kuningan)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pada dasarnya, mendidik anak itu mudah, hanya bermodal tanggungjawab, keikhlasan dan kecintaan sepenuh hati. Tidak terlalu banyak teori yang makin kesini...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Khasanah keilmuan mahasiswa Poltekes KMC Kuningan, kedepan dipastikan akan lebih kaya. Pasalnya, para dosen UGM bakal sering mengajar di kampus orange...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Politeknik Kesehatan KMC Kuningan yang baru tahun ini dibuka rupanya langsung dikenal secara luas. Terbukti ada salah satu warga Kota Jayapura...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Drs H Momon Rochmana MM, seorang mantan Wakil Bupati Kuningan era H Aang Hamid Suganda, dilantik menjadi ketua Yayasan Wadia Insan...

Politik

KUNINGAN (MASS) – Musim pencalegan 2019 kini diwarnai oleh banyaknya pensiunan birokrat yang terjun ke dunia politik. Sejauh ini baru dua figur yang terkonfirmasi...

Advertisement mgid.com, 597873, LANGSUNG, d4c29acad76ce94f improvedigital.com, 1944, PENJUAL KEMBALI pubmatic.com, 161673, PENJUAL KEMBALI, 5d62403b186f2ace pubmatic.com, 161674, PENJUAL KEMBALI, 5d62403b186f2ace rubiconproject.com, 9655, PENJUAL KEMBALI, 0bfd66d529a55807 adyoulike.com, c1cb20fa2bbc39a8f2ec564ac0c157f7, LANGSUNG adyoulike.com, a15d06368952401cd3310203631cb18b, PENJUAL KEMBALI smartadserver.com, 4577, PENJUAL KEMBALI, 060d053dcf45cbf3 e-planning.net, 1c65d16a00e52342, LANGSUNG, c1ba615865ed87b2 adagio.io, 1417, PENJUAL KEMBALI onetag.com, 7cd9d7c7c13ff36, LANGSUNG appnexus.com, 13099, PENJUAL KEMBALI pubmatic.com, 161593, PENJUAL KEMBALI, 5d62403b186f2ace rubiconproject.com, 11006, PENJUAL KEMBALI, 0bfd66d529a55807 Video.unrulymedia.com, 586616193, PENJUAL KEMBALI appnexus.com, 15825, LANGSUNG, f5ab79cb980f11d1 sonobi.com, 4dd284a06a, PENJUAL KEMBALI, d1a215d9eb5aee9e appnexus.com, 15825, PENJUAL KEMBALI, f5ab79cb980f11d1 Media.net, 8CUTQ396X, LANGSUNG videoheroes.tv, 212716, PENJUAL KEMBALI, 064bc410192443d8 sharethrough.com, YYFDsr3Y, PENJUAL KEMBALI, d53b998a7bd4ecd2 appnexus.com, 12976, PENJUAL KEMBALI, f5ab79cb980f11d1 rubiconproject.com, 25060, PENJUAL KEMBALI, 0bfd66d529a55807 video.unrulymedia.com, 170071695, PENJUAL KEMBALI Contextweb.com, 562794, PENJUAL KEMBALI,89ff185a4c4e857c amxrtb.com, 105199704, LANGSUNG indexexchange.com, 191503, PENJUAL KEMBALI, 50b1c356f2c5c8fc openx.com, 559680764, PENJUAL KEMBALI, 6a698e2ec38604c6 rubiconproject.com, 23844, PENJUAL KEMBALI, 0bfd66d529a55807 adform.com, 2865, PENJUAL KEMBALI pubmatic.com, 161527, PENJUAL KEMBALI appnexus.com, 12290, PENJUAL KEMBALI, f5ab79cb980f11d1 sharethrough.com, a6a34444, PENJUAL KEMBALI rubiconproject.com, 23844, RESELLER openx.com, 559680764, RESELLER