JABAR (MASS) – Beredar di media sosial terutama WhatsApp, video yang menunjukkan area tambang di wilayah Nanggung Kabupaten Bogor penuh asap tebal beracun yang dinarasikan karena tambang meledak, Rabu (14/1/2026).
Video dan narasi itu beredar cepat di media sosial, dengan diklaim ada ratusan pegawai tambang emas (disebut 700-an) terjebak di dalamnya, terdampak gas berbahaya, CO2.
Belakangan, PT Antam sendiri segera mengklarifikasi bahwa ledakan dan klaim ratusan pegawai terjebak itu hoax. Pihak PT Antam justru mengatakan video yang beredar adalah dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah.
Sesaat sebelum viralnya informasi tentang meledaknya tambang emas di Bogor, Jawa Barat tengah heboh karena kritik keras Gubernur Dedi Mulyadi alias KDM kepada BTNGC soal komersialisasi kawasan hutan.
Mulanya, KDM disebut-sebut akan segera datang ke Kuningan pada Kamis (15/1/2026) besok. Namun dengan adanya kejadian di Bogor, banyak pihak memprediksi KDM batal ke Kuningan.
“Infornya masih simpang siur kang,” jawab Humas BTNGC, Ady Sularso, kala ditanya jadwal KDM ke Kuningan. (eki)










