Disdukcapil dan KPU Jemput Bola ke Desa-desa

KUNINGAN (MASS) – Agar seluruh warga Kuningan yang punya hak pilih memenuhi syarat mencoblos, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan KPU Kuningan melakukan jemput bola. Mereka melakukan penyisiran kaitan dengan perekaman e-KTP. Disamping memanfaatkan momen Car Free Day tiap hari Minggu, Disdukcapil dan KPU pun turun ke desa-desa. Seperti Sabtu (14/5/2017) kemarin, dua desa … Baca Selengkapnya

Dukungan Meluas, Dapil 3 Menghijau

KUNINGAN (MASS) – Setelah dapil 1 Kuningan yang telah terkuasai, dukungan terhadap Paslon Sentosa (Toto-Yosa) kian meluas. Kini giliran dapil 3 yang dinyatakan telah didominasi oleh paslon nomor urut 1 tersebut. Tak heran jika ada yang menyebut dapil 3 menghijau. Seperti yang terlihat Jumat (13/4/2018) malam, relawan yang ada di dapil 3 yang meliputi Kecamatan … Baca Selengkapnya

Korban Pengeroyokan Sudah Sembuh, Premanisme Dikecam

KUNINGAN (MASS) – Hedi Setiadi (26) sudah dinyatakan dokter boleh pulang ke rumahnya setelah 4 hari ini menjalani perawatan intensif. Namun kesembuhannya bukan berarti menghentikan kasus dugaan pengeroyokan yang dialaminya Selasa (10/4/2018) lalu. Sabtu (14/4/2018) siang, relawan paslon Sentosa (Toto-Yosa) itu langsung mendatangi kantor advokat tempat kuasa hukumnya, Riri Priyono SH ngantor di Perumnas Ciporang. … Baca Selengkapnya

Terduga Pengeroyok Terancam Pasal Berlapis

KUNINGAN (MASS) – Pengacara korban dugaan pengeroyokan, Riri Priyono SH menyebutkan pelaku penganiayaan diancam pidana kurungan lebih dari 5 tahun. Itu mengacu pada pasal 170 KUHP sesuai dengan apa yang diungkapkan Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Syahroni, Rabu (11/4/2018). “Sementara kita akan gunakan pasal 170 KUHP. Pada ayat 1 berbunyi, barang siapa terang-terangan dan dengan … Baca Selengkapnya

Pemilih Cerdas Tanpa Hoax dan Money Politics

KUNINGAN (MASS) – Kalian pernah ingat terjadinya kisruh di dalam anggota DPR? Apakah pantas figur perwakilan aspirasi perasaan rakyat dijadikan pemimpin? Apakah mereka hanyalah orang-orang yang dapat dibeli oleh uang? Oleh karena itu mari kita tegaskan kepada diri kita agar pada pemilu tahun ini tak ada lagi manusia yang bisa dibeli dengan uang. Hancurkan Money … Baca Selengkapnya

Korban Dugaan Pengeroyokan Tunjuk Pengacara

KUNINGAN (MASS) – Hedi Setiadi (26) selaku korban pengeroyokan di Kelurahan Awirarangan Kecamatan Kuningan, rupanya mengambil langkah serius atas insiden yang menimpanya. Ia sudah menunjuk pengacara guna menindaklanjuti perkara penganiayaan yang dialami olehnya Selasa (10/4/2018) malam. “Betul, kemarin korban dan keluarga meminta saya selaku kuasa hukumnya,” ujar Riri Priyono SH, pengacara yang ditunjuk oleh korban … Baca Selengkapnya

Aksi Nyata Bukan Obral Janji, Gaya Kampanye Unik dan Strategis

KUNINGAN (MASS) – Visi menyehatkan masyarakat sudah direalisasikan selama ini oleh Paslon Sentosa, dr Toto Taufikurohman Kosim-Yosa Octora Santono MM. Jauh sebelum masa kampanye pilkada, pengobatan gratis sudah menjadi aksi nyata khususnya bagi Cabup Nomor 1, dr Toto. “Jadi dr Toto itu sudah memberikan bukti lewat aksi nyata pengobatan gratis sejak dulu. Bukan hanya sekadar … Baca Selengkapnya

“Keterlaluan, Sudah Minta Maaf Tapi Dipukuli”

KUNINGAN (MASS) – Kasus dugaan pengeroyokan yang menimpa Hedi (26), memicu reaksi keras dari ayahnya, Sukama (50). Ini karena tidak lama setelah Hedi menulis status di medsos, Hedi sudah meminta maaf. “Ketika awal permasalahan muncul, anak saya sudah sempat meminta maaf atas apa yang ditulisnya di media sosial,” ungkap Sukama kepada wartawan Kamis (12/4/2018). Semenjak … Baca Selengkapnya

Korban Dugaan Pengeroyokan Alami Trauma Tumpul di Perut

KUNINGAN (MASS) – Bukan hanya luka memar di bagian wajah, Hedi (26), korban dugaan pengeroyokan selasa (10/4/2018) malam itu ternyata mengalami luka dalam. Perutnya terasa nyeri yang disinyalir mengalami trauma tumpul. Saat ini (12/4/2018), warga Kelurahan Awirarangan tersebut masih terbaring di ruang perawatan RSU KMC. Luka pada bagian pelipis sebelah kanan dan bagian bibir bagian … Baca Selengkapnya

Politisi PDIP Singgung Tukang Ojek yang Divonis 3 Tahun Penjara

KUNINGAN (MASS) – Salah seorang politisi senior PDIP, Nuzul Rachdy SE ikut berbicara menyikapi kasus money politics yang baru saja diputuskan PN Kuningan. Ia mengajak untuk mengambil hikmah dari kejadian tersebut. “Ambil hikmahnya saja. Ini sock therapy, bukan saja bagi paslon yang mencoba menyuap, tapi bagi yang lain juga. Terutama bagi masyarakat bahwa untuk menegakkan … Baca Selengkapnya