Puisi : Orator Trotoar

(Catatan Perjuangan Seorang Honorer) Jalan Merdeka Barat layaknya kursi malas. Tanpa beban, kami si tua, rebahan sambil memandang pekatnya langit Jakarta. Istiqlal adalah tempat kami rehat melepas lelah. Di bawah tangga bak kasur megah tertidur pulas antara paha dan tas yang kuanggap bantal. Tertidur selepas berdakwah. Dakwah pada sang penguasa yang tak kunjung memberi status. … Baca Selengkapnya