KUNINGAN (MASS) – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan melalui Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) melaksanakan kegiatan pembinaan dan penguatan manajemen sumber daya manusia di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Persyarikatan, di SMK 2 Muhammadiyah baru-baru ini.
Pembinaan tersebut dilakukan oleh Hermawan, M.Si, yang membidangi MPKSDI. Dalam pembinaannya, ia menegaskan bahwa sumber daya manusia merupakan aset strategis Muhammadiyah yang tidak dapat dipisahkan antara Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Persyarikatan. Seluruh Karyawan Guru, dan Dosen yang mengabdi di lingkungan Muhammadiyah merupakan satu kesatuan aset Persyarikatan yang harus dikelola secara profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Bekerja di Muhammadiyah tidak sekadar menjalankan rutinitas pekerjaan, melainkan bagian dari dakwah dan pengabdian yang memberi dampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Oleh karena itu, seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berada di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) didorong untuk memiliki keterhubungan aktif dengan Persyarikatan melalui Pimpinan Cabang, Ranting, maupun organisasi otonom Muhammadiyah.
Menurutnya, perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah harus berjalan seimbang dengan penguatan Persyarikatan. Tanpa keseimbangan tersebut, kualitas sumber daya manusia tidak akan tumbuh secara optimal. Karena itu, pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) diarahkan tidak hanya pada peningkatan kompetensi profesional, tetapi juga pada penguatan integritas, etos kerja, serta komitmen ideologis ke-Muhammadiyahan.
Ia turut mengingatkan pesan pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, “Hidup-hiduplah Muhammadiyah dan jangan mencari hidup di Muhammadiyah”, Hermawan menegaskan bahwa pesan KH. Ahmad Dahlan tersebut merupakan ajakan untuk bekerja secara sungguh-sungguh dengan kesadaran pengabdian, sekaligus berkontribusi aktif melalui curahan waktu, tenaga, dan pikiran bagi penguatan Persyarikatan.
Menurutnya, seluruh sumber daya manusia di Amal Usaha Muhammadiyah bukan sekadar pekerja institusional, melainkan bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah yang harus tumbuh dan bergerak bersama Persyarikatan demi kemajuan bersama umat, bangsa, dan negara.
Pembinaan ini diharapkan mampu membangun kesadaran seluruh sumber daya manusia di Amal Usaha Muhammadiyah bahwa mereka bukan hanya bekerja di institusi semata melainkan merupakan bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah. (eki)







