KUNINGAN (MASS) – Seorang siswa SMP di Kecamatam Japara Kabupaten Kuningan, harus mendapatkan perawatan medis diduga menelan cairan pembersih lantai pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Mulanya, kabar yang beredar itu berkaitan dengan bullying antar siswa.
Kepala SMPN 1 Japara, Oon Suharyono, memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut korban dicekoki cairan pembersih lantai. Menurutnya, istilah tersebut tidak sepenuhnya tepat untuk menggambarkan kejadian yang sebenarnya.
“Diksi dicekokin tidak sepenuhnya benar,” ujar Oon Suharyono saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2026).
Ia menjelaskan, insiden itu terjadi saat jam istirahat, bertepatan dengan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, ada seorang siswa bercanda dengan melemparkan sachet pembersih lantai hingga mengenai beberapa siswa lainnya. Salah satu siswa terkena bagian wajah, tepatnya di sekitar mulut, dan sebagian kecil cairan dilaporkan masuk ke mulut.
Pihak sekolah kemudian memberikan pertolongan pertama di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Siswa yang terdampak selanjutnya dibawa ke Puskesmas Japara untuk mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Linggarjati dengan pendampingan pihak sekolah.
Pihak sekolah juga telah menghubungi orang tua siswa dan melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP.
Saat ini kata Kepsek, kedua belah pihak telah menjalani proses mediasi yang difasilitasi oleh pemerintah desa, dengan pihak sekolah turut mendampingi.
“Hasil mediasi, keputusan islah diselesaikan secara kekeluargaan,” tuturnya.
Sementara itu, mengenai kondisi siswa yang terdampak, pihak sekolah menyatakan siswa tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Hingga saat ini, proses mediasi antara kedua belah pihak masih berlangsung. (didin)
