KUNINGAN (MASS) – Mayang Sentia Sari seorang remaja yang baru-baru ini meraih penghargaan sebagai Duta Favorit di ajang Duta Genre Kabupaten Kuningan. Prestasi ini bukanlah hasil yang mudah dicapai, terutama setelah mengalami insiden kecelakaan tak terduga saat perjalanan menuju acara.
Awalnya Mayang mengaku ragu untuk mengikuti ajang Duta Genre. Ia merasa persiapan yang dilakukan sangat mendadak dan pengetahuannya tentang genre masih sangat minim. Ternyata, hasilnya positif, dan ia berhasil lolos ke tahap selanjutnya.
“Tapi, dengan modal percaya diri dan sedikit nekat, saya akhirnya memutuskan untuk ikut audisi,” paparnya kala diwawancara kuninganmass.com pada Sabtu (20/12/2025).
Setelah audisi Mayang menjalani sesi photoshoot diikuti dengan kegiatan pra-karantina dan karantina. Selama karantina ia mendapatkan banyak pembelajaran tentang pembentukan karakter. “Meski saya sadar masih banyak kekurangan, saya yakin memiliki kelebihan yang bisa saya kembangkan,” jelasnya.
Setiap minggu Mayang aktif membuat konten edukasi. Ia ingin mengejar dan membangun reputasinya di Duta Genre hingga akhirnya menginisiasi program kerja bernama “Si Eta Genre.” Program ini bertujuan untuk menyuplai ilmu edukasi kepada anak muda mengenai pentingnya generasi berencana, terutama melalui media sosial.
Di tengah perjalanan tersebut, Mayang juga mendapatkan penghargaan Best Makeup dan Best Content Creator saat mengikuti beauty class yang diselenggarakan oleh Wardah. Ini makin menguatkan semangatnya untuk berkontribusi lebih dalam ajang Duta Genre.
Saat grand final tiba suasana tegang menyelimuti seluruh peserta. Namun, pencapaian Mayang terlihat jelas ketika ia dinyatakan sebagai Duta Favorit. “Rasanya sangat bahagia dan tidak percaya bisa meraih penghargaan ini. Ini semua berkat dukungan teman-teman, keluarga, dan kerja keras saya,” ungkapnya.
Kemenangan ini menjadi bukti dengan kepercayaan diri dan usaha yang maksimal, semua hal bisa dicapai meskipun harus melewati berbagai rintangan. Mayang bertekad untuk terus mengembangkan program edukasi melalui “Si Eta Genre” dan berharap bisa memberikan manfaat lebih bagi generasi muda.
“Saya siap untuk terus berkontribusi dan menginspirasi lebih banyak orang dan memperjuangkan visi generasi berencana di masyarakat, ini hanyalah awal dari perjalanan panjang kedepan,” pungkasnya. (raqib)









