Santunan Warnai Gebyar Muharram di Cibentang, Remaja Masjid Diajak Wujudkan Kepedulian kepada Anak Yatim

KUNINGAN (MASS) – Semangat berbagi mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Desa Cibentang, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Melalui rangkaian kegiatan Gebyar Muharram, puluhan anak yatim menerima santunan yang disalurkan secara langsung dari rumah ke rumah pada Minggu (28/6/2026).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh komunitas Rumah Peduli Berbagi yang dimotori M Ibnu Fadhil atau yang dikenal sebagai Aby Yatim, seorang mualaf yang sebelumnya beragama Kristen Protestan. Penyaluran santunan melibatkan anggota Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) At-Taqwa Desa Cibentang.

Aksi sosial ini merupakan tindak lanjut dari tausiyah yang disampaikan Aby Yatim pada malam Gebyar Muharram di Masjid At-Taqwa, Sabtu (27/6/2026). Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat memaknai hijrah tidak hanya sebagai perpindahan waktu, tetapi sebagai perubahan sikap dengan meninggalkan keburukan menuju kehidupan yang lebih baik.

Menurutnya, salah satu bentuk nyata ketakwaan kepada Allah SWT adalah meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim.

Sehari setelah tausiyah, ajakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan santunan door to door. Para relawan mendatangi rumah-rumah anak yatim untuk menyerahkan bingkisan serta uang saku. Kehadiran rombongan disambut antusias, sementara senyum para penerima menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para relawan.

Ketua IRMAS At-Taqwa Cibentang, Ainiya Faida Azmi, mengaku tersentuh oleh kisah hijrah yang disampaikan Aby Yatim. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pengingat untuk lebih bersyukur atas nikmat iman sekaligus mendorong generasi muda agar lebih peduli kepada sesama.

“Melihat langsung senyum adik-adik yatim saat menerima santunan membuat semua lelah terasa terbayar. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ketua DKM At-Taqwa Cibentang, Ustadz Jejen Zaelani SH, menilai program tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para remaja masjid. Ia berharap semangat berbagi yang ditanamkan melalui kegiatan ini terus tumbuh sebagai implementasi nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Menurutnya, kehadiran Rumah Peduli Berbagi telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan uluran tangan di Desa Cibentang.

“Rumah Peduli ini memberikan contoh secara konkrit dan manfaatnya sangat terasa oleh masyarakat, khususnya di desa kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Pembina IRMAS At-Taqwa, Ustadzah Atikah, mengatakan metode dakwah yang disampaikan Aby Yatim mampu menggerakkan masyarakat untuk terlibat langsung dalam aksi sosial. Ia juga mengaku terinspirasi oleh perjalanan hidup Aby yang memutuskan memeluk Islam bersama keluarganya.

“Saya terharu dengan kisah perjuangan Aby yang bisa mengubah keyakinan diri sendiri dan istrinya yang tadinya non muslim menjadi seorang muslim sejati yang bertaqwa. Bahkan mendidik putranya ananda M Naqsyahbandi Nawazi menjadi seorang Tahfidz Qur’an yang sempat tampil berkolaborasi dengan Aby,” tuturnya. (didin)